Saturday, December 24, 2011

“Lalu berkatalah Gideon kepada Allah: “Jangan kiranya murka-Mu bangkit terhadap aku, apabila aku berkata lagi, sekali ini saja; biarkanlah aku satu kali lagi saja mengambil percobaan dengan guntingan bulu itu: Sekiranya yang kering hanya guntingan bulu itu, dan di atas seluruh tanah itu ada embun.” (Hakim – Hakim 6:39)

David sedang penting, Sudah ada tiga orang calin yang dia rasa cocok untuk menjadi pendamping hidupnya. Tetapi, dia merasa sangat sulit mengambil keputusan. Semuanya boleh dikatakan masuk nominasi. Akhirnya, dia mengambil keputusan untuk minta tanda dari Tuhan. Dia akan menelepon ketiga dara itu pada pagi haru, jam 5.10 pagi (dia lahir tanggal 5 oktober). Bagi yang menjawab telepon, dialah calon istri yang ditentukan Tuhan.

Benarkah tindakannya? Bagaimana kalau ketiganya tidak menjawab atau ketiganya menjawabnya? Perlukan kita meminta tanda dati Tuhan? Kalau kita meminta tanda, apakah batasan ukurannya?

Gideon adalah seorang pahlawan yang kurang berani melangkah. Saat dia menerima panggilan Allah dalam hidupnya untuk membebaskan umat Israel dari tekanan musuh, dia masih belum yakin. Sehingga dia perlu meminta tanda dari Tuhan (Hakim Hakim 6:17-22). Maka, Tuhan memberikan tanda. Gideon pun tahu bahawa dia mendapatkan kunjungan Malaikat Tuhan.

Tetapi itupun belum membuat dia yakin bahwa itu berasal dari Tuhan sehingga dia bernegosiasi dengan Tuhan. Dia akan menaruh sepotong bulu domba. Jika bulu domba itu basah sedangkan tanah sekitanya kering, maka itu berarti memang Tuhan yang menyuruh dia untuk berperang melawan bangsa Amalek.

Perlukah meminta tanda dari Tuhan sebagai konfirmasi agar kita mengetahui kehendak Allah? Meminta tanda tidaklah salah, tetapi lihatlah Gideon. Saat tanda itu diberi dan terjadi sesuai dengan yang dia katakana, justru dia ragu. Apakah itu kebetulan ataukah memang Tuhan yang melakukannya? Lalu, dia meminta tanda untuk kesekian kalinya.

Akar persoalannya adalah sikap kurang beriman. Kadang kitapun tergoda untuk tidak jujur dengan Tuhan. Sehingga tanda yang kita minta, kita arahkan sesuai dengan kemauan kita. Lain halnya kalau Allah yang berinisiatif member tanda, kita harus dapat mengenalinya.

Paulus memerintahkan jemaat di Efesus untuk mengusahakan mengerti kehendak Tuhan (Efesus 5:17), artinya dengan melihat situasi, kondisi, serta tanda tanda, ataupun konfirmasi di sekitarnya seharusnya kita dapat mengenali kehendak Allah.

Ketika Elia berdoa meminta turun hujan, sampai keenam kali, belum terjadi apa apa, tetapi saat dia berdoa tujuh kalinya, dia melihat adanya setapak awan di langit (1 Raja Raja 18:44). Dengan mempelajari gejala alam, kita dapat mengetahui tanda tanda jawaban Tuhan.

Selain itu, Roh kudus ada di dalam diri kita memampukan kita untuk memahami cara Allah bekerja, serta memberikan petunjuk untuk melakukan kehendak Allah (Yohannes 16:13). Setelah kematian Yudas, maka sejumlah murid Tuhan ingin memilihseseorang untuk mengantikan posisi Yudas Iskariot. Pada waktu itu, mereka belum dipenuhi Roh Kudus, sehingga mereka memakai undian untuk menentukannya (Kisah Para Rasul 1:21-26). Tetapi setelah Roh Kudus dicurahkan dalam hidup mereka kita tidak pernah lagi menemukan kasus “membuang undi” di dalam Alkitab

Ini menjadi pernyataan bagi kita, bahwa Roh kudus mau memberikan arahan dalam hidup kita, untuk kita mengenali kehendak Bapa.

Heart:
Apa yang membuat seseorang meminta tanda? Kurang yakin? Takut? Pernahkah anda meminta tanda? Kalau pernah, jujurlah kepada Bapa, apa yang menyebabkan anda meminta tanda. Mintalah Roh Kudus untuk selalu berkarya dalam hidupmu.

Head:
Taruhlah dalam pikiran anda bahwa Roh Kudus mau memberikan arahan arahan yang jelas bagi Anda untuk berjalan sesuai dengan kehendak Bapa

Hand:
Ceritakanlah Apakah anda pernah meminta tanda dari Tuhan. Bagaimana caranya Tuhan menjawabnya, dan kemudian apa kesimpulan anda terhadap hal itu

Friday, December 23, 2011

“Berserulah kepadaki, maka aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal hal yang besar dan yang tidak terpaham yakni hal hal yang tidak kau ketahui (Yeremia 33:3)

Melvin seorang anak yang cerdas. Dia mendapatkan tawaran beasiswa untuk melanjutkan studinya di program master dari salah satu universitas terkenal. Dia lain sisi, dia juga melakukan program riset sampai ke jenjang professor. Namun ayah ibunya meminta agar dia melanjutkan usaha ayahnya, karena ayahnya sedang mengalami gangguan stroke ringan.

Manakah yang harus dipilih? Semuanya terasa penting. Kesempatan untuk mendapatkan beasiswa itu mungkin tidak dating kedua kalinya. Pekerjaan di sekolahnya dalam bidang riset sangat dia sukai. Tetapi usaha orangtuanya juga butuh perhatiaan. Jadi manakah yang harus dia ambil? Melvin tidak ingin salah langkah dalam mengambil keputusan. Dia benar benar pusing memikirkan!!

Tidaklah mudah mengambil suatu keputusan. Banyak orang menginginkan Allah memberitahukan kepada mereka secara khusus, apa yang harus dilakukan, di mana harus tinggal, dimana harus bekerja, atau dengan siapa mereka akan menikah dan lain lain

Allah jarang memberikan informasi secara khusus dan langsung. Tetapi kita percaya bahwa Allah akan menuntun kita langkah demi langkah, khususnya dalam mengambil keputusan, agar kita tetap berada dalam jalurnya Allah.

Ayat renungan kita hari ini menjelaskan bahwa Allah sendiri akan memberitahukan hal hal yang tidak kita pahami dan tidak kita ketahui. Dia sendiri ingin menyatakan kehendaknya dalam hidup kita. Jika kita sungguh sunggu mencari kehendak-Nya dengan segala kerendahan hati kita, maka Allah akan menyatakan kepada kita.

Ada dua kunci untuk mengambil keputusanyang tepat:
1. Yakinkan bahwa keputusan yang anda akan ambil tidak bertentangan dengan Firman Tuhan. Firman Tuhan memberikan rambu rambu untuk memudahkan kita mengambil keputusan (Mazmur 119:105)
2. Yakinkan bahwa keputusan yang anda akan ambil itu memuliakan Tuhan dan menolong anda bertumbuh secara rohani.

Tetapi bagaimana kalau pilihan yang ada, semuanya itu memenuhi dus syarat di atas? Seperti kasus Melvin di atas. Semuanya itu baik bagi masa depannya, semuanya itu tidak bertentangan dengan Firman Tuhan. Di sini, Melvin membutuhkan iman dan keberanian dalam mengambil keputusan.

Tuhan tidak memberikan petunjuk dari langit, lalu kita mengikutinya. Saat Tuhan mempertemukan Hawa dengan Adam, Tuhan tidak berkata, “Adam, inilah jodohmu...!” Tetapi Adam sendiri yang mengklaim bahwa inilah jodohnya ketika dia mengetahui Tuhan yang menghantarkan Hawa.

Kita harus berani mengambil keputusan, serta bertanggung jawab setelah mengambil keputusan. Banyak orang tidak berani mengambil keputusan, hanya karena takut disalahkan di kemudian hari. Sehingga, mereka cenderung memilih pasif.

Mereka merasa lebih nyaman jika orang lan yang memilihkan untuk mereka, atau mereka pasrah “menantikan” Tuhan bertindak. Mazmur 37:4 mengatakan Tuhan “mengizinkan” kita mengambil keputusan sesuai dengan keinginan hati kita sejauh itu tidak bertentangan dengan Firman Tuhan.

Heart:
Baca Roma 12:2. Mintalah Allah memperbaharui pikiran anda, mintalah agar dapat membedakan manakah kehendak Allah atau bukan.

Head:
Ingatlah dalam mengambil satu keputusan pikiran anda harus jernih, jangan tergesa gesa. Setiap keputusan yang diambil dengan tergesa gesa akan berdampak kurang baik

Hand:
Ceritakanlah kepada teman-temanmu mengenai pergumulan anda saat mengambil keputusan, dan bagaimana anda mengetahui kehendak Allah.

Thursday, December 22, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 22 (Kehendak Bapa Surgawi)

Kita maunya “my way or no way” (pakai cara saya atau tidak sama sekali), sehingga tidak focus kepada His way(Cara Tuhan). Kita tahu bahwa kehendak-Nya ialah membawa surga di dalam kehidupan kita.

Seorang ayah tentu berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Tetapi sayangnya, ayah di dunia tidak mengetahui hari esok, sehingga mungkin saja seorang ayah dapat mengambil keputusan salah untuk anak-anaknya. Tetapi lain dengan Bapa surgawi, Dia mengetahui hari esok, Dia menggengam hari esok, sehingga keputusan-Nya

Oleh karena itu, kita terus mengupayakan dan mewujudkan kehendak-Nya yang jadi dengan ditandai kesetiaan seorang hamba.

“Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. (Efesus 5:17)

Joseph C Rosenbaum menuliskan tentang ibunya, ibunya selalu ada ketika dia membutuhkan. Ibu menolong, melindungi, mendengarkan, member nasihat, menyediaka makanan, dan mengajarkan tentang kehiudpan. Ibu memastikan seluruh anggota keluarganya dikasihi selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 52 minggu dalam setahun, dan selalu siap setiap saat

Ketika joseph berusia 19 tahun, dia akan dijebloskan bersama sekelompok orang yahudi ke dalam camp concentration Hitler. Mereka semua ditentukan untuk mati. Tetapi kemudian ibunya melangkahkan kakinya kesana dan menggantikan dia.

Sekarang sudah 50 tahun berlalu, tetapi dia masih ingat perkataan terakhir ibunya. “Nak perjalanan yang akan kamu tempuh masih panjang, sedangkan ibu sudah lebih dari setengah abad. Biarlah kamu dapat menikmati masa depan kamu, pergilah.”

Kasih orangtua terhadap anak anaknya tidak ada batasnya. Terlebih lagi dengan kasih Allah. Tidak ada seorang ibu atau ayah yang menginginkan anak anaknya sengsara, menderita, atau mengalami sakit penyakit.

Pasti mereka berusaha untuk memberikan yang terbaik. Terlebih lagi dengan Bapa surgawi, Dia menginginkan yang terbaik terjadi dalam kehidupan anak anaknya.

Kehendak Bapa adalah ingin membuat kita bahagia, mari kita simak apa saja yang menjadi kehendaknya:
1. Keselamatan (Yohannes 3:16). Allah menginginkan agar kita diselamatkan. Dia tidak menghendaki satu jiwapun binasa (Yohannes 6:39-40)

2. Kesehatan (1 Yohanes 2:2). Allah menginginkan kita sehat sejat selalu, baik secara fisik maupun di dalam jowa kita. Karena itu, kita harus menjaga kesehatan kita, memperhatikan bagaimana kita makan, bagaimana kita tidur, serta bagaimana kita mengatur keseimbangan dalam hidup kita

3. Kesuksesan (Ulangan 28:13). Allah menginginkan anak anak-Nya berhasil dalam studi, karir dan pekerjaan
4. Kekudusan (1 Tesalonika 4:3). Allah menginginkan kita hidup dalam kekudusan. Hal hal yang cemar itu bukan kehendak-Nya. Di dalam pergaulan, kita harus menjaga diri agar tubuh, jiwa dan roh kita tidak tercemar.

5. Pelaku Firman (Mazmur 119:15-16). Firman Tuhan adalah berisi kehendak Bapa. Dengan membaca can merenungkan Firman Tuhan, kita dapat menyelami hati Bapa dan mengetahui kehendak-Nya

Bapa ingin kita mengetahu kehendak-Nya (Efesus 5:17) mendorong kita untuk mengerti kehendak-Nya “Makanan” Yesus sehari hari adalah melakukan kehendak Bapa (Yohannes 4:34)

Saat kita diminta “Mengusahakan” untuk mengerti, artinya kita harus berusaha lebih mengenal isi hati Bapa. Melalui pembacaan dan penyelidikan Alkitab. Kita dapat mengenali karakter Bapa kita.

Heart:
Taruhlah dalam hatimu bahwa Bapa menginginkan yang terbaik dalam hidupmu. Jangan pernah curiga dengan Bapa, Allah kita semua

Head:
Jujurlah kepada Bapa surgawi dan ceritakanlah apa yang menjadi ganjalan di hatimu, saat melakukan kehendak-Nya

Hand:
Apakah kehendak Bapa dalam hidupmu selain hal hal yang disebutkan di atas? Diskusikanlah!

Wednesday, December 21, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 21 (Mewarisi Kerajaan Allah)

“Dengarkanlah, hai saudara saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang orang yang dianggap miskin oleh duni ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris kerajaan yang telah dijanjikan kepada barang siapa yang mengasihi Dia (Yakobus 2:5)

Bagi pangeran William, sebagai putra mahkota kerajaan Inddris, sudah dipastikan dia akan punya masa depan yang cerah. Catherine yang menikah dengannya, menjadi putrid mahkota dan menikamti semua fasilitas dan otoritas kerajaan.

Pangeran Charles sebagai orang tua, pasti sudah menyiapkan yang terbaik bagi mereka. Bukan hanya takhta tetapi juga warisan, mereka layak dan berhak mendapatkan apa yang orang tuanya miliki.

Itu bukan karena kehebatan mereka tetapi karena status mereka sebagai seorang anak sebagai putra mahkota.

Demikian hidup anda, anak anak Bapa surgawi yang sudah ditebus dengan darah yang mahal yang tercurah di atas kayu salib. Oleh-nya, anda menjadi kaya di dalam iman dan menjadi ahli waris kerajaan-Nya.

Ayat renungan hari ini menegaskan bahwa itu bukan karena kehebatan anda, tetapi Allah di dalam kedaulatan-Nya memilih dan menetapkan anda untuk menjadi ahli  waris dari kerajaan-Nya yang penuh dengan kuasa, kemuliaan, tidak tergucangkan, dan kekal selama-lamanya.

Anda sebagai ahli waris, anda tahu masa depan anda. Anda tahu hak anda, apa yang akan anda peroleh dan bagaimana anda seharusnya hidup dan menggunakan otoritas kerajaan, karena Bapa menetapkan anda akan memerintah bersama dengan Dia selama lamanya

Bapa tidak akan mengerjakan sesuatu di dunia ini tanpa melalui kita, akan anak-Nya dan tubuh-Nya di bumi ini. Biarlah kerajaan Allah hadir di dunia di mana anda berada. Di sekolah, di kampus, di kantor, di dunia bisnis, di keluarga, di kota, di bangsa dan Negara di mana Anda berada.

Bukan hanya itu, tetapi manifestasi kerajaan-Nya dapat dinyatakan melalui hidup anda secara nyata karena anda adalah ahli waris-Nya. You are destined to reign! Anda ditakdirkan untuk memerintah!

Heart:
1. Apa yang membedakan pangeran William dengan anak biasa yang tinggal di sebuah keluarga yang sederhana?
2. Renungkanlah apa arti sebuah warisan bagimu! Warisan apa yang sedang Bapa siapkan dalam hidupmu?

Head:
1. Milikilah respons yang benar sebagai ahli waris. ANda punya hak dan kewajiban yang seharusnya parallel dengan status anda sebagai ahli waris kerajaan-Nya. Respons dan kewajiban apa yang akan anda lakukan?
2. Perhatikan anak anak di sekelilingmu. Status akan menentukan masa depan. Pernahkah anda menyadari dan mensyukuri bahwa statusmu adalah anak Raja? Buatlah keputusan agar anda bertindak sesuai dengan statusmu itu.

Hand:
1. Bagikan kepada orang lain yang membutuhkan dan sedang mencari warisan. Harta dan warisan Bapa kita begitu banyak, dan Ia mau membagikan kepada orang yang mencintai-Nya
Ambillah sebuah tindakan agar anda terus mengasihi-Nya dan memabgikan kasihnya secara nyata kepada orang di sekelilingmu.


SHARED BY
Al.Kira

Source:Kingdom Lifestyle

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 20 (Kerajaan Kemuliaannya)

“dan meminta dengan sangat supaya kamu hidup sesuai dengan kehendak Allah yang memanggil kamu dalam kerajaan dan kemuliaan-Nya (I Tesalonika 2:12)

Saya pernah membimbing seorang anak muda di Australia, sebut saja namanya Anwar. Orang tuanya bekerja, berbinis dan menambung demi Anwar bisa menikmati kuliah di Australia dan punya bekal hidup yang baik kelak

Segala investasi untuk biaya kuliah, biaya kehidupan, dan lain sebagainya cukuplah besar demi melihat Anwar bisa berhasil mendapatkan gelar dan pengalaman kuliah yang baik di Australia.

Tentunya orang tua Anwar menasehati dia dengan sangat serius agar bertindak dengan baik, bijak dan bertanggung jawab untuk bisa sejalan dengan kehendak dan kerinduan orang tuanya, yang punya cita cita dan memotivasi yang baik untuk melihat anaknya berhasil kelak

Tapi apa yang terjadi? Malah Anwar di Australia merasa hidupnya bebas dari orang tua dan bergaul seenaknya. Terkena pergaulan bebas dan buruk, membuat Anwar enjadi rusak dan tidak bertanggung jawab. Hidupnya berantakan dan terikat dengan kebiasaan buruk lainnya, seperti rokok, minuman keras, obat obatan, dan free sex

Alhasil kuliahnya banyak absennya dan hancur, yang mengakibatkan pihak sekolah mengeluarkannya dan dikirim kembali ke Indonesia dengan blacklist selama 3 tahun tidak bisa kembali ke Australia. Ironis bukan? Hal ini di dalam kejadian nyata seperti ini bisa dialami di dalam perkara rohani juga

Anda harus mengerti status anda, yaitu anda sudah dipanggil keluar dari kerajaan gelap (dunia, iblis, egois) untuk masuk ke dalam kerajaan-Nya yang penuh dengan kemuliaan

Status dan posisi ini akan membuat anda seharusnya sadar bahwa cara dan gaya hidup anda sudah dan harus berubah. Anda harus siap dan sesuai dengan kehendak Bapa kita di Surga, yaitu hidup berkenan dan memancarkan karakter Raja kita.

Itulah yang digumulkan oleh Rasul Paulus dan bahkan ia meminta dengan sangat kepada jemaat di Tesalonika agar hidup berpadanan dengan karakteristik Raja kita. Sudahkan hidup anda penuh dengan kemuliaan Bapa dan bisa memancarkan kemuliaan-Nya?

Dengan Anda terus berserah dan menjadikan Yesus berkuasa atas hidup anda, maka manifestasi kerajaan-Nya yang penuh dengan kemuliaan akan semakin nyata dalam hidup anda. Mari kembali kepada panggilan dan kehendak-Nya yang sempurna, penuh dengan kemuliaan yang tidak terbatas!!

Heart:
1. Mengapa paulus meminta dengan seris agar jemaat Tesalonika untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan? Coba renungkan
2. Teryata ada pilihan bagi anda untuk hidup di dalam kerajaan Bapa atau kerajaan dunia/egois atau iblis, dimana anda diperhadapakan untuk mematuhi dan sepadan dengan kehendak Bapa atau melakukan kehendak diri sendiri. Bagaimana dengan hidupmu? Akuilah dengan jujur dengan Tuhan

Head:
1. Melakukan kehendak Bapa seharusnya menjadi makanan dalam hidup anda. Kalau anda tidak melakukannya, maka anda akan lemas dan mati. Buatlah sebuah keputusan untuk melakukan kehendak-Nya setiap hari dengan sukacita
2. Jadikan doa bapa kami sebagai gaya hidup, agar kerajaan Bapa senantiasa hadir dan terlihat melalui kehidupan anda.

 Hand:
1. Buatlah sebuah tindakan agar melalui hidupmu, orang bisa memuliakan Bapa. Jadilah berkat bagi seorang hari ini dengan cara yang praktis dan sederhana


SHARED BY
Al.Kira

Source:KIngdom Lifestyle

Monday, December 19, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 19

“Sebab Kerajaan Allah bukanlah terdiri dari perkataan tetapi kuasa.” (I Korintus 4:20)

Dalam sebuah kerajaan, pastilah terdapat seorang raja, pengurus kerajaan, peraturan atau ketetapan kerajaan, dan sebuah masyarakat atau komunitas yang tinggal di dalam kerajaan tersebut

Sepeti biasanya, sang raja akan memiliki tongkat yang melambangkan otoritas dan kekuasaannya. Pada umumnya, siapa pun yang melawan atau berontak dari otoritas atau ketetapan raja akan mengalami sanksi dan tuntutan yang berat

Tuhan Yesus pernah menegaskan bahwa para pemerintah di dunia ini memerintah dengan tangan besi, tetapi Ia dating membawa kasih dan damai sebagai seorang pelayan dan hamba bagi kita semua.

Walaupun demikian, ayat renungan hari ini dengan jelas menegaskan bahwa kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan saja tetapi kuasa. Ada sebuah manifestasi kuasa Tuhan yang akan dinyatakan di dalam kehidupan anda, ketika kerajaan Allah memerintah di dalam hidup anda

Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, dalam bahasa yang lebih lugas bisa ditafsirkan bahwa kerajaan Allah bukan hanya ngomong doang.

Istilah OMDO (Omong Doank) atau NATO (No Action Talk Only) menunjukkan banyak orang Cuma bisa sampai batas bicara, keluarkan ide dan pendapat, tetapi tidak ada tindakan dan kuasa untuk mengubah dirinya atau situasi kondisi di dalam keluarga, pekerjaan, gereja, kota dan bangsanya.
Bagaimana dengan anda? Sebagai anak Tuhan. Anda punya kuasa kalau anda tinggal di dalam kerajaan Allah. Itu harus anda manifestasikan keluar.. Roh Kudus mengurapi anda dengan kuasanya (Kisah Para Rasul 1:8)

Bahkan tanda tanda kuasa dan mukjizat akan menyertai anda sampai kepada akhir zaman (Markus 16:17-18) dan anda mempunyai kuasa untuk mengikat dan melepaskan (Matius 18:18)

Demonstrasi kerajaan Allah yang berkuasa harus dilakukan di dalam setiap aspek hidup anda, dirumah tangga Anda di pekerjaan, sekolah, bisnis bahkan pelayanan anda

Sehingga kuasa Allah yang dasyat ini akan dialami secara nyata. Kuasa kesembuhan dan pelepasan, kemenangan akan dinyatakan dimana mana, sehingga nama Tuhan dimuliakan

Janganlah takut dan mundur iman, tetapi yakinlah bahwa lewat darah Kristus yang tercurah dan tubuhNya yang terpecah, anda mewarisi kerajaan-Nya yang berkuasa dan berdaulat. Iblis sudah dikalahkan dan diletakkan di bawah kaki gereja-Nya

Heart:
1. Kerajaan Allah penuh kuasa. Kuasa tidak akan nyata kalau tidak didemonstrasikan. Apakah maksudnya ini bagi hidupmu? Renungkanlah bagaimana anda bisa mengalami hal ini.
2. Kerajaan Allah bukanlah terdiri dari perkataan saja alias ngomong doing. Renungkanlah dengan jujur dalam hidupmu. Apakah anda teralu banyak berkata kata atau sudah bertindak di dalam kuasa-Nya yang akan mengubah dirimu dan banyak orang juga kondisi di sekitarmu

Head:
1. Bertindak dan mengalami kuasa Allah adalah sebuah keputusan yang harus anda ambil dan alami. Mari buatlah keputusan itu sehingga kuasa-Nya tidak dibiarkan menganggur tetapi dimanifestasikan melalui dan di dalam hidupmu.

Hand:
1. Bertindaklah dengan kuasa Tuhan bagi orang di sekitarmu. Coba pikirkan dan lakukan hal praktis. Seperti mendoakan orang sakit, melayani orang yang terikat atau butuh pelepasan dan pemulihan batin, Kuasa-Nya akan dinyatakan melalui anda
 2. Bagikan pengalamanmu kepada satu orang hari ini. Saling meneguhkan di dalam kasih dan kuasa-Nya

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 18

“dan mengucapkan syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang orang kudus di dalam kerajaan terang.” (Kolose 1:12)

Ada seorang yang berhutang 1 milyar rupiah kepada temannya. Dia terjerat masalah dan bisnisnya bangkrut sehingga tidak bisa membayar hutangnya yang besar. Temannya melaporkannya kepada polisi dan dia akan dihukum penjara karena tidak bisa membayar hutangnya.

Ditengah kebingungan dan keputusannya, dia berjumpa dengan seorang teman lain yang mau berbaik hati untuk menolongnya dengan memberikan uang tembusan sebesar 1 milyar rupiah sehingga dia dibebaskan dari hukuman penjara dan keluar dari masalahnya.

Menurut anda, apa yang akan dialami oleh orang ini? Tentu saja bukan hanya dia bahagia, tetapi dia juga mau melayani bahkan melakukan apa saja untuk teman yang sudah menolongnya ini.

Seperti itulah pelayanan dalam anugerah. Kita yang tidak layak karena dosa dan pelanggaran kita, dilayakkan dan dikaruniai kerajaan-Nya, sehingga kita senantiasa rindu melayani Dia, Raja kemuliaan kita.

Kita dipindahkan dalam kerajaan gelap kepada kerajaan-Nya yang terang dan penuh dengan kemuliaan. Anda menerima kerajaan terang dalam Kristus. Apa artinya?

Dalam kristus semuanya menjadi terang. Menjadi terbuka. Tidak ada kegelapan dan dosa sudah dikalahkan. Karena kristus pernah berfirman bahwa Ia adalah terang kehidupan dan anda adalah terang dunia.

Ketika anda hidup dalam kerajaan terang, maka anda akan dimampukan untuk menerangi dunia yang gelap ini. Hubungan suami istri yang masih tinggal dalam gelap akan dipulihkan dan diterangi dalam kemuliaan-Nya, sehingga keluarga anda menjadi keluarga terang.

Pekerjaan dan bisnis anda yang masih dalam masalah, dosa, dan kegelapan, akan mampu dibangkitkan kalau anda mau hidup dalam terang kebenaran firman-Nya. Mari kita alami kebenaran ini bersama, karena kita sudah dilayakkan dan dikaruniai hal yang luar biasa

Heart:
1. Bagimu pribadi, apa ari kata ayat firman ini “melayakkan kamu untuk mendapatkan bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang orang kudus di dalam kerajaan terang”? hal apa yang Tuhan ingatkan bagimu hari ini?
2. Apakah hidupmu yang sudah dilayakkan berpadanan dengan karakteristik kerajaan-Nya yaitu kerajaan Terang? Renungkan dengan jujur

Head:
1. Jangan hidup dalam masa lalu, karena Allah sudah melayakkan dan mengaruniai anda kerajaan-Nya yang penuh terang kemuliaan. Ambillah keputusan untuk hidup berpadanan dengan karakteristik kerajaan-Nya dan makin menyenangkan hati-Nya
2. Bersyukurlah dan menyembah Dia Raja agung itu, atas apa yang sudah dilakukan-Nya bagi hidupmu. Status dan posisi anda sudah diubahnya menjadi anak dan ahli waris kerajaan-Nya!

Hand:
1. Buatlah perencanaan, di dalam area apa saja yang anda masih belum hidup dalam terang dan anda mau menang dan hidup dalam manifestasi kerajaan terang,
2. Bersama dengan teman komunitas kecil anda, jadilah terang secara nyata mulai hari ini