“Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)." (Yohanes 1:41)
Menurut survei, 90% orang ke gereja manapun karena pengaruh seseorang yang dekat dengannya, entah orangtua, keluarga, atau sahabat. Dan, orang yang mudah menerima Tuhan Yesus adalah orang-orang terdekat dari petobat baru.
Seorang sales, agen asuransi atau MLM pasti tidak asing dengan istilah prospect list, yaitu daftar nama orang-orang terdekat yang bisa dihubungi untuk ditawarkan produk. Begitu pula, Injil telah sampai kepada kita melalui orang-orang terdekat kita yang mengasihi kita. Jadi, kita pun cukup melakukan hal yang sama. Jalinlah persahabatan yang tulus.
Dengan demikian, akan terbuka kesempatan bagi Anda untuk menceritakanlah kasih Kristus yang Anda alami kepada mereka, di mana saja, di kafe, restoran, atau tempat olahraga. Tentunya hal ini perlu kesabaran dan doa kepada Tuhan, sampai saatnya hati mereka akan berpaling kepada Tuhan.
Baca dan renungkanlah Yohanes 1:40-50
1.Siapakah yang membawa Petrus kepada Yesus? Apakah hubungan keduanya? (ayat 40-41)
2.Siapakah yang membawa Natanael kepada Yesus? Apakah hubungan keduanya? (ayat 45-47)
3.Ayo buat daftar “prospect list” Anda sendiri dan hubungi mereka, temani mereka dalam suka maupun duka. Jalinlah persahabatan yang tulus sambil berdoa mencari kesempatan untuk membagikan kasih Tuhan kepada mereka.
SHARED BY
Al.Kira
Source:
AOC JAKARTA
Tuesday, May 31, 2011
Monday, May 30, 2011
Bahan Saat Teduh 30May2011
“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung Bumi." (Kisah Para Rasul 1:8)
Tugas yang Tuhan berikan kepada kita anak-anak-Nya sangatlah besar. Dia memberikan dunia untuk kita pengaruhi dengan berita Injil-Nya. Adapun cakupan tugas kita adalah: Yerusalem (melambangkan keluarga kita), Yudea (melambangkan tetangga, lingkungan kerja, sekolah, klub olah raga, dll), Samaria (melambangkan luar kota, luar daerah bahkan luar negeri), dan dipertajam dengan ungkapan “Ujung Bumi”.
Di manakah ujung Bumi? Bumi itu bulat. Sesuatu yang bulat tidak ada ujungnya bukan? Jika kita berjalan dari titik A mengelilingi Bumi, maka kita akan kembali ke titik A. Dalam kaitannya dengan menjadi saksi sampai ke ujung Bumi adalah tempat dimana kita berada di situlah “ujung Bumi” kita. Disanalah kita harus menjadi berkat bagi sesama, disanalah kita harus menjadi garam dan terang dunia.
Baca dan renungkanlah kembali Kisah Para Rasul 1:8
1.Surga mengerahkan segenap kekuatan-Nya supaya tugas tersebut dapat terlaksana dengan baik. Apa yang diberikan kepada kita?
2.Tuliskanlah 4 cakupan wilayah penginjilan Anda secara konkrit. Bisakah Anda menuliskan apa saja yang masuk ke dalam cakupan Yerusalem Anda, Yudea Anda, Samaria Anda, dan “ujung Bumi” Anda?
3.Buatlah sebuah perencanaan apa yang harus Anda lakukan supaya bisa mempengaruhi keempat cakupan tersebut dengan berita Injil?
SHARED BY
Al.Kira
Source:
AOC JAKARTA
Tugas yang Tuhan berikan kepada kita anak-anak-Nya sangatlah besar. Dia memberikan dunia untuk kita pengaruhi dengan berita Injil-Nya. Adapun cakupan tugas kita adalah: Yerusalem (melambangkan keluarga kita), Yudea (melambangkan tetangga, lingkungan kerja, sekolah, klub olah raga, dll), Samaria (melambangkan luar kota, luar daerah bahkan luar negeri), dan dipertajam dengan ungkapan “Ujung Bumi”.
Di manakah ujung Bumi? Bumi itu bulat. Sesuatu yang bulat tidak ada ujungnya bukan? Jika kita berjalan dari titik A mengelilingi Bumi, maka kita akan kembali ke titik A. Dalam kaitannya dengan menjadi saksi sampai ke ujung Bumi adalah tempat dimana kita berada di situlah “ujung Bumi” kita. Disanalah kita harus menjadi berkat bagi sesama, disanalah kita harus menjadi garam dan terang dunia.
Baca dan renungkanlah kembali Kisah Para Rasul 1:8
1.Surga mengerahkan segenap kekuatan-Nya supaya tugas tersebut dapat terlaksana dengan baik. Apa yang diberikan kepada kita?
2.Tuliskanlah 4 cakupan wilayah penginjilan Anda secara konkrit. Bisakah Anda menuliskan apa saja yang masuk ke dalam cakupan Yerusalem Anda, Yudea Anda, Samaria Anda, dan “ujung Bumi” Anda?
3.Buatlah sebuah perencanaan apa yang harus Anda lakukan supaya bisa mempengaruhi keempat cakupan tersebut dengan berita Injil?
SHARED BY
Al.Kira
Source:
AOC JAKARTA
Bahan Saat Teduh 29May2011
”Dan lihat saja kapal-kapal, walaupun amat besar dan digerakkan oleh angin keras, namun dapat dikendaikan oleh kemudi yang amat kecil menurut kehendak juru mudi” (Yakobus 3:4)
Berhentilah mengucapkan perkataan kekalahan, dan ucapkanlah perkataan kemenangan. Minggu ini kita belajar tentang kuasa dalam perkataan. Saya percaya Anda sudah mempraktikkannya dan Anda sudah mengalami mukjizat-mukjizat dalam hidup Anda.
Dengan tegas, perkatakanlah perkataan positif atau perkataan berkat bagi diri Anda dan orang-orang yang Anda kasihi. Jika Anda mempercayainya dan terus mengucapkannya, maka keadaan kehidupan Anda akan berubah. Saran saya, tuliskan apa yang menjadi iman dan pengharapan saudara lalu tempelkan di tempat di mana Anda dapat selalu melihatnya. Tuliskan berkat bagi kesehatan, pekerjaan, bisnis, masa depan, rumah tangga Anda, dll.
Perkataan negatif membuat Anda gagal untuk menjadi orang yang Tuhan inginkan. Jika Anda saat ini dalam pergumulan, jangan gunakan kata-kata Anda untuk menggambarkan keadaan Anda tetapi pergunakanlah kata-kata Anda untuk mengubah hidup Anda ke arah yang lebih baik.
Baca dan renungkanlah Matius 16:19
1.Apa yang dapat diberikan oleh Tuhan kepada kita?
2.Bagaimanakah cara menerobos alam roh?
3.Kemenangan dan kebahagiaan dalam hidup ini tergantung apa yang Anda ikat dan lepaskan melalui mulut Anda. Teruslah mempergunakan mulut Anda untuk mendeklarasikan apa yang kita percayai dari Tuhan.
SHARED BY
Al.Kira
Source:
AOC - JAKARTA
Berhentilah mengucapkan perkataan kekalahan, dan ucapkanlah perkataan kemenangan. Minggu ini kita belajar tentang kuasa dalam perkataan. Saya percaya Anda sudah mempraktikkannya dan Anda sudah mengalami mukjizat-mukjizat dalam hidup Anda.
Dengan tegas, perkatakanlah perkataan positif atau perkataan berkat bagi diri Anda dan orang-orang yang Anda kasihi. Jika Anda mempercayainya dan terus mengucapkannya, maka keadaan kehidupan Anda akan berubah. Saran saya, tuliskan apa yang menjadi iman dan pengharapan saudara lalu tempelkan di tempat di mana Anda dapat selalu melihatnya. Tuliskan berkat bagi kesehatan, pekerjaan, bisnis, masa depan, rumah tangga Anda, dll.
Perkataan negatif membuat Anda gagal untuk menjadi orang yang Tuhan inginkan. Jika Anda saat ini dalam pergumulan, jangan gunakan kata-kata Anda untuk menggambarkan keadaan Anda tetapi pergunakanlah kata-kata Anda untuk mengubah hidup Anda ke arah yang lebih baik.
Baca dan renungkanlah Matius 16:19
1.Apa yang dapat diberikan oleh Tuhan kepada kita?
2.Bagaimanakah cara menerobos alam roh?
3.Kemenangan dan kebahagiaan dalam hidup ini tergantung apa yang Anda ikat dan lepaskan melalui mulut Anda. Teruslah mempergunakan mulut Anda untuk mendeklarasikan apa yang kita percayai dari Tuhan.
SHARED BY
Al.Kira
Source:
AOC - JAKARTA
Saturday, May 28, 2011
Bahan Saat Teduh 28May2011
Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. (I Samuel 17:45).
Saya suka sekali dengan apa yang Daud perkatakan saat menghadapi Goliat. Daud mengubah seluruh keadaan melalui kata-kata yang keluar dari mulutnya. Ia tidak tinggal dalam kenyataan bahwa Goliat 3 kali lebih besar daripada dirinya dan Goliat seorang pendekar yang sangat ahli dalam bertarung dan Daud hanyalah seorang gembala domba.
Daud tidak memusatkan perhatian pada diinya atau besarnya penghalang di depannya. Tetapi Daud memilih untuk memusatkan perhatiannya kepada kebesaran Tuhan.
Saat Goliat melihat Daud yang muda dan kecil, Ia tertawa dan mengejek, ”Anjingkah aku, sehingga engkau mendatangiku dengan sebatang tongkat?
Perhatikanlah bahwa Daud mengucapkan ini dgn keras dan tegas. ”Aku akan mengalahkan engkau dan memberikan dagingmu untuk makanan burung hari ini juga.”Ia tidak hanya mengimaninya. Ia tidak hanya mendoakannya, tetapi mengucapkannya. Nah, itulah perkataan iman!
Baca dan renungkanlah I Samuel 17:32-50
1. Kebanyakan orang dalam menghadapi masalah yang besar seringkali tawar hati atau patah semangat. Tetapi apa yang Daud katakan ketika Daud dalam menghadapi Goliat? (ayat 32)
2. Tidak hanya kita harus memilki iman pengharapan, tetapi juga kita harus memperkatakan perkataan iman saat menghadapi persoalan. Perkataan iman apa yang Daud perkatakan saat menghadapi Goliat? (ayat 37,45,47)
3. Daud amat kecil bila dibandingkan dengan Goliat. Apakah Daud dapat mengalahkan Goliat? (ayat 50)
4. Maukah Anda mempraktekkan iman perkataan? Perkatakanlah tentang kemenangan Anda dengan antusias dan percaya.
SHARED BY
Al.Kira
Source:
AOC - JAKARTA
Friday, May 27, 2011
Bahan Saat Teduh 27May2011
”Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barang siapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang diperkatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi. (Markus 11:23).
Pergumulan yang panjang dan besar yang seperti gunung seringkali menggoda kita untuk menyerah. Jangankan untuk berjalan untuk mendakinya, melihatnyapun sudah mematahkan semangat kita.
Jagalah apa yang akan Anda perkatakan. Anda akan sangat tergoda untuk mengeluarkan perkataan negatif saat Anda dalam masalah, ”Aduh malang sekali nasibku.” ”Aku tidak akan sembuh. Dokter bilang sakit seperti ini tidak ada obatnya.”
Mungkin gunung Anda saat ini adalah: sakit penyakit, rumah tanggakah, jodohkah, hubungan yang bermasalh dengan orang lain, bisnis atau pekerjaan yang kurang baik, dll.
Berhentilah berbicara kepada diri Anda sendiri dan kepada Tuhan betapa besarnya gunung masalah Anda dan mulailah berbicara kepada gunung masalah Anda tentang betapa besarnya Tuhan Anda. Anda diberi kuasa oleh Tuhan atas perkataan Anda...!
Baca dan renungkanlah Markus 11:12-14,20-25
1. Apa perkataan Yesus kepada pohon ara? Mengapa Ia berkata demikian? (ayat 13-14)
2. Apa yang terjadi kepada pohon ara tersebut? (ayat 20)
3. Apa yang bisa kita pelajari dari peristiwa ini? (ayat 22-23)
SHARED BY
Al.Kira
Source:
AOC - JAKARTA
Pergumulan yang panjang dan besar yang seperti gunung seringkali menggoda kita untuk menyerah. Jangankan untuk berjalan untuk mendakinya, melihatnyapun sudah mematahkan semangat kita.
Jagalah apa yang akan Anda perkatakan. Anda akan sangat tergoda untuk mengeluarkan perkataan negatif saat Anda dalam masalah, ”Aduh malang sekali nasibku.” ”Aku tidak akan sembuh. Dokter bilang sakit seperti ini tidak ada obatnya.”
Mungkin gunung Anda saat ini adalah: sakit penyakit, rumah tanggakah, jodohkah, hubungan yang bermasalh dengan orang lain, bisnis atau pekerjaan yang kurang baik, dll.
Berhentilah berbicara kepada diri Anda sendiri dan kepada Tuhan betapa besarnya gunung masalah Anda dan mulailah berbicara kepada gunung masalah Anda tentang betapa besarnya Tuhan Anda. Anda diberi kuasa oleh Tuhan atas perkataan Anda...!
Baca dan renungkanlah Markus 11:12-14,20-25
1. Apa perkataan Yesus kepada pohon ara? Mengapa Ia berkata demikian? (ayat 13-14)
2. Apa yang terjadi kepada pohon ara tersebut? (ayat 20)
3. Apa yang bisa kita pelajari dari peristiwa ini? (ayat 22-23)
SHARED BY
Al.Kira
Source:
AOC - JAKARTA
Thursday, May 26, 2011
How to pray to GOD
Before i explain about that, do you know what is “PRAYING”?
Most of people think praying is only the activities asking God for something and some of them think praying is the routine activities that must do every Sunday or maybe every religion event.
I tell you if you think praying is like that, then you are really wrong. Not all we pray is a effective prayer, because in the bible points out that many prayers are wasted. Why is it wasted? The answer is because we do not follow the conditions that God sets forth in His Word and it is written in the James 4:3 and John 14:13-14
Prayer is about the communication interaction between God with us and it is very important for us to be growth in our spiritual by God's guiding. In Indonesia language, Praying is called “DOA”. “DOA” can be stand for “Dengar Omongan Allah” (Listen what God speaking). Ya in the prayer or in the Christian, it is called “quiet time”, we must listen more to God speaking than we talked.
Why we must listen more than we talk to God? the answer is because God know everything, He know your life and He know what in the future. If we talk more than we listen, means we are God's god, but in the real, we are God's servant, so we must listen more than we talk.
Here some question that people always ask “how can i pray to God effectively?” I will give some guide to make you know more about the effective prayer and i make it become word “ACTS”
In the book of “ACTS”, we know the Apostles pray together in the roof and 3000 people come and become believer. That's why i make the guide become “ACTS”
A – Adoration
C – Confession
T – Thanksgiving
S – Supplication
Now i will explain one by one from all the point above
Adoration
Adoration is the one that God want and it pleases God. Heart of praise and worship to God is equivalent of sacrifice and it is significant act of worship (Hebrews 13:15). In fact, one of the reasons why God want to save sinners in this world, it is because all sinners that saved by God can praise, adore and worship Him (Psalm 22:22-23). Adoration will be a major part and very important of our service to God throughout eternity (Revelation 5:13). Adoration is simply praising God for who He is and what He has done. We have already done this with people, don't we?
Bu why we need to adoring God? The answer is because to get to know Him more. The more you learn about God and what He has done for you, the more natural it becomes to praise Him. God has given us His Word as a guiding to help us appreciate Him more so that we can please Him with our lives and praise Him with our lips.
The Psalms are excellent for helping you to learn about God's awesomeness and how to express yourself when you want to adore Him. For example, you can read “Psalm 103”
Adoration naturally leads to...
Confession
Confession is one of the way to ask the forgiveness from God. it is what God wants you to do instead of making excuses or blame shifting (because of the sins of others against you – Proverbs 28:13). It is the mark of a growing Christian (1 John 1:8-9)
Confession involves:
As you experience God's forgiveness, you can't help but be filled with an attitude of...
Thanksgiving
You have so much for which to be thankful (Psalm 103)
God is worthy of your thanksgiving
Finally, you need to bring to God your...
Supplication (Praying for your needs and the needs of others)
Pray specifically (Avoid praying in generalities like "God bless so and so.” It would be difficult to see that sort of pray answered in a clear way). get to know people in Christ's body. Pray expectfully (Matthew 7:7-11). Pray submissively (Realize that God ultimately knows what is best - Matthew 26:39)
Now let's put this into practice (James 1:22)
As you evaluate your own prayer life, what key elements of prayer (ACTS) are a regular part of your prayers? What parts are not there?
Study the prayer of King Jehoshaphat in 2 Chronicles 20.
Try taking a day or two and spending a few minutes in praise. Don't forget to get help from God's inspired praise book -- the Psalms 150). Get into the habit of confessing sin to God and others when you need to -- A.S.A.P! and remembet to thank God for all his benefits -- you can do this anytime! You might even try to do this occasionally at the dinner table. A good jump start would be to imagine what life would be like minus some of the things we daily take for granted--like electricity, food, car, clothes, house (not to mention eternal life, forgiveness of sins) etc.
It is helpful to make lists. Make one list of things for which to praise and thank God. Make a second list of people and things for which to ask God's help.
Do not bite off more than you can chew. If you can only think of one request, that is enough to start. As you grow in your faith in Christ, your list will get longer!
If you want to know more how to pray, you can read Collossians 1:9-14 and see how Apostles Paul pray
"God Bless you and start to pray by today"
Hope this article can bless you all
SHARED BY
Al.Kira
Most of people think praying is only the activities asking God for something and some of them think praying is the routine activities that must do every Sunday or maybe every religion event.
I tell you if you think praying is like that, then you are really wrong. Not all we pray is a effective prayer, because in the bible points out that many prayers are wasted. Why is it wasted? The answer is because we do not follow the conditions that God sets forth in His Word and it is written in the James 4:3 and John 14:13-14
Prayer is about the communication interaction between God with us and it is very important for us to be growth in our spiritual by God's guiding. In Indonesia language, Praying is called “DOA”. “DOA” can be stand for “Dengar Omongan Allah” (Listen what God speaking). Ya in the prayer or in the Christian, it is called “quiet time”, we must listen more to God speaking than we talked.
Why we must listen more than we talk to God? the answer is because God know everything, He know your life and He know what in the future. If we talk more than we listen, means we are God's god, but in the real, we are God's servant, so we must listen more than we talk.
Here some question that people always ask “how can i pray to God effectively?” I will give some guide to make you know more about the effective prayer and i make it become word “ACTS”
In the book of “ACTS”, we know the Apostles pray together in the roof and 3000 people come and become believer. That's why i make the guide become “ACTS”
A – Adoration
C – Confession
T – Thanksgiving
S – Supplication
Now i will explain one by one from all the point above
Adoration
Adoration is the one that God want and it pleases God. Heart of praise and worship to God is equivalent of sacrifice and it is significant act of worship (Hebrews 13:15). In fact, one of the reasons why God want to save sinners in this world, it is because all sinners that saved by God can praise, adore and worship Him (Psalm 22:22-23). Adoration will be a major part and very important of our service to God throughout eternity (Revelation 5:13). Adoration is simply praising God for who He is and what He has done. We have already done this with people, don't we?
Bu why we need to adoring God? The answer is because to get to know Him more. The more you learn about God and what He has done for you, the more natural it becomes to praise Him. God has given us His Word as a guiding to help us appreciate Him more so that we can please Him with our lives and praise Him with our lips.
The Psalms are excellent for helping you to learn about God's awesomeness and how to express yourself when you want to adore Him. For example, you can read “Psalm 103”
Adoration naturally leads to...
Confession
Confession is one of the way to ask the forgiveness from God. it is what God wants you to do instead of making excuses or blame shifting (because of the sins of others against you – Proverbs 28:13). It is the mark of a growing Christian (1 John 1:8-9)
Confession involves:
- A growing understanding of the seriousness of sin (Psalm 5:4; Habakkuk 1:13a)
- A growing sensitivity toward your own sinfulness and your continual dependence on Christ's righteousness as the basis of your acceptance with God (1 Timothy 1:15-16)
- Daily acknowledging your sin to God (1 John 1:9). The verb tense in this verse indicate a continuous, regular action.
As you experience God's forgiveness, you can't help but be filled with an attitude of...
Thanksgiving
You have so much for which to be thankful (Psalm 103)
- God's forgiveness of all your sin (v.3)
- God's provision for your needs and even many of your desires (v.5)
- God's great compassion toward you (v.13)
God is worthy of your thanksgiving
Finally, you need to bring to God your...
Supplication (Praying for your needs and the needs of others)
Pray specifically (Avoid praying in generalities like "God bless so and so.” It would be difficult to see that sort of pray answered in a clear way). get to know people in Christ's body. Pray expectfully (Matthew 7:7-11). Pray submissively (Realize that God ultimately knows what is best - Matthew 26:39)
Now let's put this into practice (James 1:22)
As you evaluate your own prayer life, what key elements of prayer (ACTS) are a regular part of your prayers? What parts are not there?
Study the prayer of King Jehoshaphat in 2 Chronicles 20.
- What sort of problems was he up against?
- How did he begin his prayer?
- How did the beginning of his prayer affect the "supplication" part of his prayer?
- How did it affect those who heard the prayer?
- How might this kind of praying affect your prayer life?
Try taking a day or two and spending a few minutes in praise. Don't forget to get help from God's inspired praise book -- the Psalms 150). Get into the habit of confessing sin to God and others when you need to -- A.S.A.P! and remembet to thank God for all his benefits -- you can do this anytime! You might even try to do this occasionally at the dinner table. A good jump start would be to imagine what life would be like minus some of the things we daily take for granted--like electricity, food, car, clothes, house (not to mention eternal life, forgiveness of sins) etc.
It is helpful to make lists. Make one list of things for which to praise and thank God. Make a second list of people and things for which to ask God's help.
Do not bite off more than you can chew. If you can only think of one request, that is enough to start. As you grow in your faith in Christ, your list will get longer!
If you want to know more how to pray, you can read Collossians 1:9-14 and see how Apostles Paul pray
"God Bless you and start to pray by today"
Hope this article can bless you all
SHARED BY
Al.Kira
Bahan Saat Teduh 26May2011
”...baiklah orang yang tidak berdaya berkata: ”Aku ini pahlawan!” (Yoel 3:10c).
Hidup tidak pernah lepas dari yang namanya masalah. Selesai satu masalah, masalah yang lain sudah menunggu, bahkan satu masalah belum selesai masalah yang baru sudah datang.
Kita bisa mengalahkan masalah kita dengan perkataan kita. Apa yang kita perkatakan dalam menghadapi masalah akan menentukan apakah kita akan menang atau kalah. Perkataan kita juga akan menentukan seberapa lama kita ada di dalam masalah tersebut.
Saudara ku yang terkasih, tetapi Tuhan ingin Anda mempergunakan kata-kata Anda untuk kebaikan hidup Anda, untuk memberkati hidup Anda.
Khususnya bagi Anda yang sedang dalam pergumulan perkatakan perkataan berkat atas hidup mu:
”Biarlah yang lemah berkata aku kuat.”
”Biarlah yang tertekan berkata aku bebas.”
”Biarlah yang miskin berkata aku kaya”
”biarlah yang sakit berkata aku sembuh.”
Ingat! Ada kuasa dalam perkataan kita.
Baca dan renungkanlah Matius 12:33-37
1. Mengapa dari mulut keluar ucapan-ucapan yang negatif? (ayat 34-35)
2. Dengan apakah kita akan diadili? (ayat 36-37)
3. Jika demikian bukankah seharusnya kita senantiasa mengucapkan kata-kata yang positif?
SHARED BY
Al.Kira
Source:
AOC - JAKARTA
Hidup tidak pernah lepas dari yang namanya masalah. Selesai satu masalah, masalah yang lain sudah menunggu, bahkan satu masalah belum selesai masalah yang baru sudah datang.
Kita bisa mengalahkan masalah kita dengan perkataan kita. Apa yang kita perkatakan dalam menghadapi masalah akan menentukan apakah kita akan menang atau kalah. Perkataan kita juga akan menentukan seberapa lama kita ada di dalam masalah tersebut.
Saudara ku yang terkasih, tetapi Tuhan ingin Anda mempergunakan kata-kata Anda untuk kebaikan hidup Anda, untuk memberkati hidup Anda.
Khususnya bagi Anda yang sedang dalam pergumulan perkatakan perkataan berkat atas hidup mu:
”Biarlah yang lemah berkata aku kuat.”
”Biarlah yang tertekan berkata aku bebas.”
”Biarlah yang miskin berkata aku kaya”
”biarlah yang sakit berkata aku sembuh.”
Ingat! Ada kuasa dalam perkataan kita.
Baca dan renungkanlah Matius 12:33-37
1. Mengapa dari mulut keluar ucapan-ucapan yang negatif? (ayat 34-35)
2. Dengan apakah kita akan diadili? (ayat 36-37)
3. Jika demikian bukankah seharusnya kita senantiasa mengucapkan kata-kata yang positif?
SHARED BY
Al.Kira
Source:
AOC - JAKARTA
Subscribe to:
Posts (Atom)

