Thursday, December 15, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 15 ( Mendatangkan Kerajaan Allah)

Pokok pertama yang kita dapatkan dalam frasa “datanglah kerajaan-Mu” adalah Bapa juga dapat bertindak sebagai Raja untuk menetapkan sesuatu demi kebaikan anak anak-Nya. Karena itu demi kebaikan kita, maka kita harus belajat bersyukur untuk segala sesuatu yang terjadi di dalam kehidupan kita walaupun hal itu di luar kehendak dan kemauan kita pribadi.

Pokok kedua adalah kerinduan akan kedatangan kerajaan-Nya yang menyadarkan kita bahwa hidup di dunia ini sementara, tetapi yang kekal akan dating. Untuk itu, kita diminta hidup bersiap siap dan berjaga jaga menantikan kedatangan-Nya, memperhatikan tanda tanda zaman, dan jangan dininabobokan oleh kemewahan ini

“Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di surga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu” (Matius 6:9-13)

Martin Luther adalah seorang tokoh gerakan reformasi Gereja, pernah berkata, “Iman yang sederhana (Small Faith) dapat membawa kita ke surga, tetapi iman yang dashyat dapat membawa Surga ke dalam hidup kita”

Menurut Doa Bapa kami, kita dapat memahami bahwa Tuhan bukan hanya menginginkan kita bisa sampai ke surga, tetapi juga mengajarkan kita untuk beruman dan berharap “Datanglah kerajaan-Mu”

Hal itu adalah sebuah prinsip yang sangat penting bagi kita semua. Karena itu berarti kita bisa hidup dalam manifestasi kerajaan Allah ketika kita masih hidup di dunia ini

Kita hidup dalam kuasa Roh-Nya, Sepakat dalam semua ketetapan-Nya dan menuruti Yesus sebagai Raja dalam kehidupan kita. Sehingga kita akan mengalami semua janji dan kebenaran Bapa yang akan memberkati , membebaskan dan menolong kita untuk hidup dalam anugerahnya dan menjadi berkat di muka bumi ini.

Surga dan Kerajaan Surga memiliki arti yang berbeda. Apakah anda mengetahui perbedaannya? Surga merujuk kepada suatu tempat, dimana Kristus tinggal dan berada. Tetapi, kerajaan Surga atau kerajaan Allah merujuk kepada sebuah gaya hidup yang melekat dengan ketaatan kepada Yesus sebagai Raja

Kerajaan Surga adalah manifestasi dan ketaatan kita kepada semua ketetapan dan peraturan Tuhan Yesus sebagai Raja dalam kehidupan ini. Bukannya kita lagi yang memerintah dalam hidup kita, tetapi Firman dan kehendak-Nya yang berkuasa dan bertakhta atas hidup kita.

Ketika kerajaan Allah hadir di muka bumi ini lewat kita anak-anak_nya, yang mengasihi dan menaati-Nya, maka dunia akan terwarnai dan diberkati, Maka kerajaan duniawi dan kerajaan iblis akan dikalahkan ketika kerajaan Allah hadir.

Kerajaan terang pasti akan mengalahkan dan mengusir kerajaan gelap. Sebuah gaya hidup yang baru, sedang dan akan terus kita bangun melalui kehidupanpenyerahan diri yang total kepada Dia sebagai Raja.

Heart:
1. Kerajaan Allah dating atas hidup anda melalui iman yang besar, iman yang percaya dan berserah kepada Dia sebagai raja, selain sebagai juru selamat. Ambillah sebuah keputusan untuk menjadikan Dia sebagai Raja yang berkuasa dan memerintah atas seluruh Aspek hidupmu
2. Anda tinggal di dalam kerajaan mana sebelumnya?  Kerajaan egomu, kerajaan iblis atau kerajaan Allah? Buat sebuah keputusan hari ini untuk bertobat dan tinggal di dalam kerajaan-Nya.

Head:
1. Renungkanlah mengapa Yesus mengajarkan doa untuk menghadirkan kerajaan Allah di Bumi ini seperti di Surga?
2. Apakah korelasi doa ini dengan kehidupan anda di bumi ini ketika anda benar benar menjalankannya?

Hand:
1. Belajarlah bertindak untuk menjadikan Yesus sebagai raja setiap hari mulai dari hal yang kecil dan sederhana. Hal apa saja yang akan anda lakukan?
2. Buatlah daftar dosa dan sikap atau tindakan yang salah yang masih anda lakukan ketika anda tingga di dalam kerajaan ego atau dunia ini. Buatlah komitmen dengan anugerahnya dan meninggalkan dan menguburkannya.

Wednesday, December 14, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 14 (Nama Diatas Segala Nama)

Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: “Yesus kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa! (Filipi 2:9-11)

Pada zaman kekaisaran China dahulu, seorang utusan kaisar dapat mewakili sang kaisar untuk membacakan satu keputusan. Pada saat keputusan dibacakan semua orang yang mendengarkannya harus berlutut, seolah olah mereka berhadapan dengan sang kaisar.

Sang utusan hanya mewakili nama kaisar dan membacakannya, tetapi seolah olah kaisar sendiri yang hadir. Nama kaisar pada waktu dia memerintah sangat berkuasa.

Tuhan yang mahakuasa memilih untuk menyatakan nama-Nya sebagai “I am who I am” (Aku adalah Aku). Yang kemudian dinyatakan dalam diri Yesus Kristus. Di dalam Yesuslah, Bapa menggenapi segala rencana-Nya. Saat kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi, maka rencana Bapa diwujudkan dalam diri kita.

Bapa sendiri memberikan segala otoritas kepada Yesus. Didalam nama Yesus, ada kuasa. Ada kuasa). Kita beruntung karena kita diberikan otoritas untuk dapat memakai nama-Nya itu

Meskipun sudah terbebas dari kematian rohani, dan menjadi ciptaan baru dalam kerajaan, akan tetapi orang percaya masih hidup di dunia yang dipengaruhi oleh si iblis. Iblis dan antek anteknya masih dapat menggoda dan mencobai anak anak Tuhan. Oleh karena itu, Tuhan memperlengkapi kita dengan otoritas yang sah untuk menggunakan nama Yesus dalam menghadapi godaan iblis dan antek anteknya (Matius 16:17-18)

Nama itu diberikan secara sah agar digunakan oleh orang percaya dalam peperangan melawan iblis serta dalam berdoa dan penyembahan kepada Bapa di Surga. Murid muridnya Yesus mengusir setan setan, menyembuhkan sakit penyakit dengan menggunakan nama Yesus (Lukas 10:17)

Yesus juga mengajarkan kepada kita agar berdoa di dalam nama-Nya, dan Dia akan memenuhinya (Yohannes 14:12-14; 16:23-26). Itu sebabnya, mengapa doa doa kita selalu diakhiri dengan nama Yesus.

Di dalam nama Yesus juga ada keselamatan. Kisah para rasul 4:12 mengatakan tidak ada nama lain yang di dalamnya kita memperoleh keselamatan. Hanya di dalam nama Yesuslah kita memperoleh keselamatan. Allah memilih rencana keselamatan hanya melalui nama Yesus

Heart:
Mengucapkan syukurlah kepada Bapa, atas keselamatan yang telah anda terima, saat Anda menyerahkan hidup anda kepada Yesus.

Mengucapkan Syukur juga atas otoritas untuk menggunakan nama Yesus dalam kehidupan Anda

Head:
Taruhlah dipikiran anda bahwa Bapa memberikan otoritas yang sah untuk menggunakan nama Yesus pada saat kita membutuhkannya, mengusir setan, menyembuhkan orang sakit, permintaan doa, dan lain lain

Bayangkan penguasa alam semesta membetikan satu otoritas menggunakan nama-Nya kepada kita

Hand:
Ada begitu banyak kesaksian mengenai nama Yesus yang berkuasa. Ceritakanlah kepada teman teman anda mengenai  pengalaman anda berkenaan dengan nama Yesus.

Tuesday, December 13, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 13 (Jangan Sembarangan Menyebut)

Jangan menyebut nama Tuhan , Allahmu, dengan sembarangan, sebab Tuhan akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan. Keluaran 20:7

Dalam kehidupan sehari hari, nama Allah atau Tuhan sering disebut sebut. Ketika sekelompok gadis sedang berkumpul dan lewatlah seorang makhluk ganteng ada yang berseru “Oh My God”, ganteng banget!”. Ketika seseorang menunjukkan kebolehannya yang luar biasa, keluarlah decak kagum disertai nama Tuhan. “Ya Tuhan, dia hebat banget”.

Ada juga yang menggunakan nama Tuhan untuk meyakinkan lawan bicaranya, “Sumpah, demi Tuhan, aku nggak bohong!”

Bersumpah aja salah, apalagi memakai nama Tuhan sebagai dasar dari sumpah, itu semakin salah di hadapan Tuhan. Terhadap orang yang sering menggunakan nama Tuhan untuk bersumpah atau menyakinkan lawan bicara. Yesus sendiri berfirman:

“Jika ya, hendaklah kamu katakana : Ya, jika tidak, hendaklah kamu berkata: tidak. Apa yang lebih besar dari itu berasal dari si Jahat” (Matius 5:37)

Bagi orang yang sering menggunakan nama Tuhan secara fasih sebagai idiom ekspresi, ingatlah bahwa Allah berbicara tentang hal ini dalam Keluaran 20:7

Kita sebagai umat Tuhan, seharusnya dapat memperlakukan nama Tuhan dengan hormat. Kalau kita terkejut, hindari pemakaian nama Yesus yang sia sia, seperti berseru “Dalam Nama Ysus, gua kepentok batu”

Menghormati nama Tuhan juga berarti tidak menganggapnya sebagai mantra  ajaib. Ada orang Kristen yang menyebut nama Allah seperti halnya “Abrakadabra” atau “sim salabim”. Seharusnya tidak demikian.

Nama itu memang penuh kuasa, tetapi bukan berarti kita boleh mempergunakan sebagai mantra, karena nama Allah adalah attribute Allah sendiri. Misalnya ada seorang temen yang menjengkelkan, kita tidak boleh berkata, “Dalam nama Yesus, mudah mudahan nanti dia jatuh tersandung batu”

Itu berarti kita tidak mengenal siapa sesungguhnya nama Yesus. Kita seharusnya tidak mempergunakan nama-Nya yang kudus untuk mengutuk seseorang. Itu bertentangan dengan keadaan-Nya sebagai Allah yang kudus dan kasih.

“Dikuduskanlah nama-Mu”, sebuah doa yang berisi sebuah kerinduan agar nama Tuhan tidak lagi diucapkan dengan sia sia sebagai penyataan ceroboh, sebaliknya agar nama-Nya dimengerti dan dipahami secara mendalam, dicintai dan ditinggikan atas segalanya

Heart:
Bacalah 1 Petrus 3:15
Periksalah hatimu, apakah anda sungguh menguduskan Yesus sebagai Tuhan dalam hatimu

Head:
Ingat ingatlah, apakah selama ini Anda sering menggunakan nama Tuhan dengan sia sia?

Hand:
Buat komitmen untuk saling mengingatkan di antara komunitas kecil anda agar nama Tuhan tidak disebut dengan sembarangan.


SHARED BY
Al.Kira


Source:
Kingdom Lifesytle

Monday, December 12, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 12 (Allah Yang Kudus, Umat yang Kudus)

"dan lapun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan akan menjadi umat yang kudus bagi Tuhan, Allahmu, seperti yang dijanjikan-Nya." Ulangan 26:19

Kisah seorang gadis yang baru bertobat dalam pelayanan kami untuk para tenaga kerja di Singapore ini sangat menarik. Hidupnya sederhana, tetapi ia tahu siapa identitas dirinya yang sesungguhnya dalam kekebalan. Ia adalah anak Allah.

Suatu saat, ketika ia mencuci baju, Ia lupa memisahkan pakaian baru tuannya. Dan baju itu akhirnya sedikit terkena lunturan warna dari baju yang lain. Gadis ini bisa saja berbohong dan berkata bahwa dia telah mengikuti semua instruksi dan karena kualitas bahannya jelek maka tetap saja luntur

Bisa saja dia menutupi kesalahannya karena noda itu tak terlalu keliatan. Namun, dia memilih untuk bersikap jujur meskipun ia takut dimarahi majikannya

Dalam kesaksiannya, dia berkata "kalau sekarang saya sudah jadi anak Allah, masa anak Allah tidak jujur." Gadis yang sederhana ini memiliki dignity (martabat) dan integrity. Meskipun sebagai pembantu, ia membawa nilai nilai kerajaan itu dalam hidupnya. Dia mengaku kepada majikannya: "Tuan, saya telah berbuat kekeliruan sehingga baju Tuan terkena noda. Saya minta maaf dan saya siap untuk mengganti baju Tuan dengan gaji saya"

majikannya terkejut oleh kejujurannya. Dan majikannya diberkati dengna perilakunya, yang bukan hanya jujur ketika ia sudah kedapatan salah, tetapi jujur karena ia menyakini nilai nilai kerajaan Allah.

Bukankah banyak orang akhirnya jujur saat ia sudah kejepit? ketiak dia tidak lagi mampu berkelit. Tetapi gadis ini berbeda. Ia jujur dan mengakui kesalahan tanpa diminta. Alhasil, ia hanya diberi peringatan kecil agar lebih berhati hati dan majikannya makin percaya kepadanya

Mengetahui siapa sebenarnya kita akan mempengaruhi cara kita menjalani hidup. Jika kita mengerti predikat apa yang Allah percayakan kepada kita, kita bukan hanya bersyukur, kita akan berubah.

Mengatakan "dikuduskanlah nama-Mu" adalah proklamasi dari keberadaan Bapa. Dan Alkitab juga mencatat bagaimana Allah menyatakan keberadaan kita di mata-Nya" kita ini adalah umat yang kudus yang dipilihnya menjadi umat kesayangannya (Ulangan 26:19)

Bukanlah hal yang sukar bagi Allah untuk mengangkat dan memuliakan umat-Nya. Ia berkuasa dan berdaulat atas segala hal. Tetapi, dalam janji ini juga terkandung ekspektasi Allah bagi umatnya: menjadi umat yang kudus yang dipersiapkan untuk memerintah dengan Dia. (Wahyu 22:5)

Jika nama Bapa ditinggikan, dimuliakan, dan dihormati, maka kita sebagai umat-nya pun akan dimuliakan oleh Bapa. Allah memiliki lebih dari 1001 jalan untuk memberkati dan mengangkat umatnya. Percayalah akan janji-Nya

Heart:
Apakah dalam hatimu sudah termeterai sebuah kebenaran bahwa anda adalah umat kesayangan Allah, umat yang kudus bagi-Nya?

Head:
Pikirkan tentang janji Allah dan kerinduan-Nya untuk memberkati hidupmu. Allah yang menguduskan anda, Allah juga yang berjanji untuk mengangkat dirimu dan mencurahkan berkat-Nya ke atasmu

Hand:
Diskusikan dengan rekan rekan komunitas kecil Anda mengenai penentuan Allah agar umat-Nya memerintah bersama dengan Dia. Karakter ilahi seperti apakah yang diperlukan dalam pemerintahan ilahi?

Apakah anda sudah melihat tumbuhnya karakter ilahi itu dalam hidupmu? Beri masukan dan mintalah masukan dari teman teman komunitas kecil Anda

Sunday, December 11, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 11 (Memuji dan Menyembah Allah)

Halleluya! Aku mau bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati, dalam lingkungan orang orang benar dan dalam jemaah (Mazmur 111:1)

Hari minggu tiba. Hari untuk merayakan kebangkitan Kristus dan kemenangan-Nya bagi umat-Nya. Hari yang seharusnya peuh dengan sorak sorai. Sekali lagi, hari minggu adalah Hari perayaan! Biasanya selalu ada jemaat yang terlambat. Slogan klasik yang sering jadi alas an: “Yang penting ngak ketinggalan Firman”

Antusiasme yang benar untuk melakukan pujian penyembahan dapat merupakan tolak ukur dari hubungan kita dengan Tuhan.

Jika hubungan kita dengan Bapa dalam keadaan yang baik, roh kita akan menyala nyala dan itu tampak dari keseluruhan hidup kita, termasuk untuk melakukan pujian, penyembahan. Namun, saya melihat ada kecenderungan umat Tuhan untuk melewatkan pujian dan penyembahan karena salah mengira itu hanya sekadar pelengkap ibadah

Pujian dan penyembahan adalah ekspresi kita dalam mengagumi, memuja dan memuliakan Allah. Petisi “Dikuduskanlah nama-Mu” sangat erat hubungannya dengan pujian dan penyembahan

Bukan kepada kamu, ya Tuhan, bukan kepada kami, tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan, oleh karena kasih-Mu, oleh karena setia-Mu (Mazmur 115:1)

Ada pengalaman pribadi yang dirasakan pemazmur bersama Allah sehingga meluap dari hati dan keluar melaluio mulutnya suatu pujian dan penyembahan kepada Allah. Dengan kata lain, ia memuliakan Allah, menguduskan nama Allah karena ia mengenal siapa Allahnya secara pribadi, bukan dari kesaksian atau pengalaman orang lain

selain itu, sukaria juga lahir dari hati yang mengasihi nama-Nya dan roh yang menyala nyala untuk melayani Tuhan (Mazmur 5:11, Roma 12:11)

Antusiasme yang benar dalam pujian penyembahan saat ibadah raya itu penting karena itu adalah salah satu tolah ukur dari sikap kita untuk menguduskan nama-Nya

Lihat, Daud begitu antusias dalam beribadah bahkan bersyukur dengan segenap hati. Dan umat Tuhan bukan hanya akan bernyanyi, mereka juga akan bersorak sorai, akan mengangkat panji panji demi kekudusan nama Allah (Mazmur 20:5)

Heart: Renungkanlah bagaimana anda mempersiapkan hati untuk menyongosng pujian penyembahan dalam jemaah? adalah antusiasme? adakah rasa kehilangan ketika pujian penyembahan terlewatkan karena anda terlambat?

Periksalah hatimu dan minta agar Bapa memberikan roh yang menyala nyala untuk memuliakan nama Tuhan dalam jemaah.


Head:
Buat perencanaan dengan baik agar dirimu tidak lagi terlambat dalam ibadah raya dan melewatkan pujian penyembahan. Dengan pengaturan waktu yang lebih baik, pastikan agar dirimu beribadah tepat waktu

Hand:
Buat Komitmen dengan rekan rekan di komunitas kecil anda untuk menerapkan antusias yang benar dengan segenap hati untuk memuji dan menyembah Tuhan saat ibadah raya, terkait menguduskan nama-Nya.

Saturday, December 10, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 10 (Mengaplikasikan Nama Kudus)

Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus sambil mengucapkan syukur oleh Dia kepada Allah Bapa kita (Kolose 3:17)

Saya mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan saat masih di SMA. Sebelumnya, saya sudah Kristen, tetapi tanpa pernah mengenal Allah secara pribadi. Saya adalah Kristen yang “rada nakal”, ke gereja iya, tapi nyontek di sekolah juga iya. Namun setelah saya lahir baru, saya menjadi Kristen yang “radikal”, saya membawa identitas saya sebagai umat Allah sampai ke sekolah: Saya menjadi murid yang baik dan rajin

Sebagai bonusnya, saya selalu menjadi yang terbaik di kelas. Ketika saya memuliakan-Nya, Allahpun mengenapi janj janjibagi saya. Ketika saya menjaga kekudusan nama-Nya, saya mengaalami pertolonganNya yang ajaib

Ada kerinduan untuk memproklamasikan nama Allah di tengah pergaulan saya di sekolah. Ajaibnya, sejak saat itu, mulai banyak teman yang bertanya, “Wah kamu berubah banget, apa yang membuatmu berubah?” Itu membuka kesempatan untuk bersaksi tentang kristus.

Doa bapa kami yang di ajarkan Tuhan Yesus bukan hanya sekedar diucapkan di mulut. Doa ini juga mambawa kita pada sebuah kesadaran bahwa Allah yang kita sebut sebagai Bapa adalah Allah yang kudus, dan sebagai umat-Nya, Kita berkewajiban menyatakan kekudusan itu melalui hidup kita dalam perkataan, perbuatan dan pikiran (Kolose 3:17)

Kudus berarti memisahkan sesuatu dari penggunaan secara umum, menjadikannya sacral, Khusus.

Kita mengatakan “Dikuduskanlah nama-Mu” bukan untuk menambahkan sesuatu kepada keberadaan Allah yang maha kudus. Ia adalah Allah yang Maha Kudus dan mulia, kita menyatakan “dikuduskanlah nama-Mu” agar Ia diagungkan dan dibesarkan di antara bangsa bangsa (Nehemia 9:5)

Kita menguduskan nama-Nya dengan seluruh kehidupan kita, bagaimana kita berbicara, bagaimana kita bersikap, bagaimana kita meresponi keadaan

Kita tidak mungkin mengatakan “dikuduskanlah nama-Mu” jika hati kita penuh dengan kemarahan dan kepahitan. Kita tidak mungkin berujar “dikuduskan nama-Mu”, bila dalam setiap percakapan kita ada kesombongan, gossip, kebohongan, sumpah serapah dan percabulan. Kita tidak mungkin mengatakan “Dikuduskanlaha nama-Mu” jika kita sering berselancar di situs situs porno.

Mengatakan “dikuduskanlah nama-Mu” sebenarnya adalah kerinduan agar gaya hidup kita membuat sifat dan pribadi-Nya dikenali oleh orang lain

Ini merupakan kerinduan agar kemuliaan Allah dapat direfleksikan melalui segala perkataan, perbuatan dan pemikiran kita. Seperti yang paulus katakana, kita inilah surat Kristus yang dapat dibaca oleh orang orang sekitar kita (II Korintus 3:3)

Heart:
Periksalah kondisi hatimu saat ini. Apakah masih ada kerinduan untuk menjaga kekudusan nama Allah dalam hidupmu?

Head:
Pikirkan, hal hal apa yang dapar dirimu kerjakan untuk memproklamasikan kekudusan Allah di tengah tengah keluargamu, komunitas kecilmu, gerejamu, sekolahmu atau di kantormu

Hand:
Lakukan perubahan terhadap hal hal yang menghalangi pernyataan kekudusan Allah dalam hidupmu. Misalkan: jika anda seorang wanita dan senang bergosip, hentikan itu lakukan perubahan pada perkataanmu.


SHARED BY
Al.Kira

Source:Kingdom Lifestyle

Friday, December 9, 2011

Senjata Mesin Tanpa Peluru, Tapi Mematikan

Menurut kalian bagaimana seorang penyebar kebaikan atau mungkin seorang pengkhotbah harus berpenampilan? lemah lembut? rapi? baik? Bagaimana kalau penampilannya kejam, muka preman atau mungkin mukanya muka pembunuh? Pasti jawaban kita "bisa gila tuh, masa penyebar kebaikan mukanya begitu, Tuhan ganti ganti" atau mungkin kita akan bertanya "Tuhan, mank ga ada yang lain lagi? mending gw aja". Tapi coba Tuhan ganti penyebar kebaikannya jadi kita dan kita dikirim ke tempat tempat yang tidak bagus atau tempat yang tidak nyaman. Pasti sebagian besar dari kita akan berkata "Tuhan jangan saya, orang lain saja"

Karena Tuhan tahu sebagian dari kita akan menyuruh Tuhan memilih orang lain saja, jadi ga salah donk Tuhan memilih orang orang yang mungkin mukanya kejam, muka preman atau mungkin dia itu mantan pembunuh. Karena seorang penyebar kebaikan tidak harus penampilan klimis dan lemah lembut, tapi bisa saja Tuhan memilih seorang yang penampilan keras dan kasar atau bahkan dia mengangkat senjata atau senapan untuk melawan ketidakadilan. Anda setuju tidak sama saya? kalau anda setuju, lanjut baca saja. Tapi kalau anda tidak setuju, dengan berat hati anda harus BERHENTI untuk tidak melanjutkan mindset anda itu dan merubah mindset anda itu.

Apakah yang anda pikirkan kalau mendengar kata "Afrika" atau mungkin benua Afrika? Kita akan menjawab itu adalah benua yang penuh dengan orang orang berkulit hitam. Tapi apa yang kita tahu selain itu tentang benua Afrika itu? Saya akan membuat suatu ringkasan tentang Afrika. Afrika adalah sebuah benua di dunia yang merupakan benua eksotik. Benua ini dikenal dunia adalah benua hitam karena benua ini selama ratusan tahun merupakan benua yang menjadi benua rebutan penjajah yang berkulit putih. Tidak hanya itu, kekayaan alamnya dikuras dan semua penduduk dan warganya dijadikan budak, ada yang diperkosa, ada juga yang dimutilasi, ada juga dipaksa untuk menjadi tentara oleh milisi pemberontakan, dll. Ini keadaan yang sungguh menyedihkan dan sesuatu yang hancur. Sisa sisa penjajahan itu pula yang kemudian membuat sesuatu konflik yang berkepanjangan dan konflik itu menjadikan sesuatu perang saudara bagi Afrika, kepedihan dan keperihan yang tak berujung. Salah satunya adalah negara Sudan.

Sementara di belahan dunia yang kacau itu, seseorang lelaki berkulit putih yang bernama Sam Childers baru keluar dari penjara. Tapi siapakah si Sam itu? Apa yang terjadi dengan dia? Ini ada sedikit informasi tentang si Sam, supaya kita bisa tahu latar belakang dari dia. Sam dibesarkan dipembukitan Pennsylvania. Sejak usia dini Sam mulai menunjukan bakat untuk menjadi pembuat masalah dan seiring usianya bertambah dia menjadi seorang bikers dan bukan hanya bikers biasa, tapi dia adalah seorang bikers yang suka berantem, menjadi anggota geng, menjadi penjahat kambuhan, menjadi pecandu heroin yang tidak segan segan untuk menempelkan pisau di leher seseorang, menjadi seorang penjual obat terlarang dan sering tidur dengan perempuan yang sudah menikah. Dan tidak hanya itu, dia terus makin tenggelam dalam kehidupan yang penuh kekerasan dan kejahatan sampai ia menjadi seorang Shotgunner (Seorang penjaga bersenjata untuk pengedar narkoba). Dari sedikit latar belakang dari si sam, pasti kita akan berkata, pasti dia adalah seorang yang broken home, orangtuanya pasti penjahat juga dan orang tuanya sering memegang senjata juga, dll. Ternyata jawabannya hampir betul, ayahnya dulu sering memegang senjata karena ayahnya adalah seorang mantan marinir. Kedua orangtuanya adalah orang yang sopan dan jujur.

Pada suatu hari Sam bertemu dengan Lynn yang kemudian menjadi istrinya. Anda pasti bisa menebak Lynn adalah seorang wanita yang baik dan orang benar yang tidak berdosa yang Tuhan kirimkan untuk menolong Sam untuk keluar dari semua kejahatan itu. Karena ada pepatah yang mengatakan "Behind Every Successful Man There Is A Woman" dan ini membuat anda pasti dan menjamin 100% Lynn adalah wanita yang baik baik. Jawaban anda adalah BENAR, Nilai 100 buat Anda. Senang tidak? Pasti senang banget. Ya Lynn adalah wanita yang Tuhan kirimkan buat Sam dan dia adalah wanita yang benar tapi setelah dia berbalik ke Tuhan. Kok bisa? Mank kenapa? Karena Lynn sebelumnya adalah seorang penari Stripper atau kata lain adalah seorang penari telanjang.

Pada suatu hari Sam ditangkap dan dimasukkin ke dalam penjara karena suatu kejahatan. Ternyata selama Sam di dalam penjara sang istri yang bernama Lynn menemukan jalan kebenaran dan dia kembali ke Gereja yang pernah ditinggalkannya pada masa mudanya dan meninggalkan profesinya sebagai penari stripper dan keputusan sang istri membuat Sam begitu marah dan keluar ketika bebas dari penjara tidak lantas membuat Sam menjadi lelaki dan suami yang baik baik. Kehidupannya masih berjalan seperti biasa sekeluarnya dari penjara, sampai sampai sang ayah berkata "Nak, suatu hari nanti seseorang akan membunuhmu!"

Setelah perkataan dari sang ayah, Sam sangat dihantui oleh kata kata itu dan dia sangat takut dan khawatir kalau kalau dia akan dibunuh karena obat terlarang dan dia pelahan lahan mulai menjauhkan diri dari kehidupan sebelumnya dan dia mendapatkan pekerjaan di bidang konstruksi dan pelan pelan hidupnya mulai mapan. Tapi itu masih belum bisa membuat dia lepas dari kebiasaannya memakai narkoba dan alkohol.

Dia berusaha untuk menemukan jalan kebenaran dan berusaha untuk membangun kembali hubungan dia dengan Allah dan mulai menjalani hidup yang bersih. Suatu hari dia pergi ke Gereja dan dia tersentuh dan menemukan suatu kejadian yang membuat dia menemukan suatu kedamaian dan jalan terang menuju Tuhan disana. Hidupnya perlahan berubah menjadi lebih baik dan berubah dari seorang geng motor dan penjahat kambuhan menjadi seorang ayah dan suami yang pekerja keras dan ekonominya pun membaik. Tidak sampai disana, Tuhan menganugerakan seorang bayi perempuan yang sehat bagi Sam dan Lynn dan Sam juga memulai bisnis konstruksi sendiri.

Ceritanya Selesai dan menghasilkan suatu Happy Ending?

Ternyata jalan ceritanya belum selesai. Mereka harus menghadapi suatu tantangan terbesar yang tidak lama lagi akan segera terjadi dan jalan hidup mereka tidak bisa ditebak. Pada tahun 1998, karena pertemuan dengan seorang pendeta dari sudan dan atas desakan oleh seorang pastor dari Ameriak yang sebelumnya tergabung dengan kelompok misi yang menyuruh Sam untuk membantu memperbaiki sebuah pondok yang rusak dalam konflik membuat Sam tergerak hatunya untuk mencoba melihat langsung benua hitam itu dan memberikan sumbangan tenaganya untuk menolong pengungsi di tengah konflik perang saudara disana. Jalan ceritanya berjalan dan Sam tersentuh ketika melihat kondisi Sudan dan kisah memilukan yang terjadi pada para pengungsi dan terutama dari anak anak korban kekerasan perang.

Pada saat Sam menjalani misinya ini Sam tersandung dengan tubuh seorang anak yang terkoyak oleh ranjau darat dan dia jatuh berlutut dan berjanji pada Tuhan bahwa dia akan melakukan apapun untuk membantu rakyat Sudan.

Sam kembali ke Sudan berberapa bulan kemudian untuk menjalankan klinik disana. Untuk memenuhi janjinya pada Tuhan untuk berkelana jauh di seluruh negeri, dari kota barat Yei ke desa desa timur Boma. Saat Sam melewati desa Nimule, di perbatasan Uganda, Tuhan berbicara pada Sam dengan suatu pesan: "Aku ingin engkau untuk membangun sebuah panti asuhan bagi anak-anak. Dan Aku ingin engkau membangunnya di sini". Mengaku diajak bicara oleh Tuhan, dia membangun sebuah gereja di dekat rumahnya dan mengumpulkan para pendosa untuk diajaknya ke jalan kebenaran. Masyarakat setempat mengira Sam sudah gila, karena pada saat itu, Tentara perlawanan Tuhan, sebuah milisi pemberontakan brutal yang telah menculik 30 ribu anak-anak dan membunuh ratusan ribu penduduk desa,telah  memporak-porandakan daerah tersebut. Tapi Hal itu tidak membuat Sam berhenti, tapi dia tetap bersikeras, karena Sam yakin Tuhan telah menyuruh dia untuk membangun panti asuhan di Nimule dan di Sudan dia sendiri yang membangun sebuah panti asuhan yang khusus untuk menampung anak anak korban penculikan dan korban perang. Dia kembali ke Amerika Serikat dan menjual bisnis konstruksi dan mengirim uang ke Afrika.

Perlahan-lahan panti asuhan mulai terbentuk. Pada siang hari Sam membersihkan semak-semak dan membangun pondok yang akan menjadi  rumah bagi anak-anak. Saat malam hari, dia tidur di bawah kelambu dengan kain ayunan di bawah pohon: Alkitab di satu tangan, AK47 di tangannya yang lain. Sementara itu, di Pennsylvania, istrinya Lynn dan putrinya Paige berjuang dalam pertempuran mereka sendiri. Mobil keluarga itu diambil alih dan pemberitahuan penyitaan telah disampaikan ke rumah mereka. Sam punya cukup uang untuk membayar hutangnya atau menyelesaikan panti asuhan. Dia tidak mampu menanggung keduanya jadi dia mengirim uang ke Afrika. Dengan selesainya panti asuhan, Sam mulai memimpin misi bersenjata untuk menyelamatkan anak dari LRA. Itu tidak lama sebelum kisah-kisah eksploitasi beredar dan penduduk desa mulai memanggilnya "Pengkhotbah Machine Gun."
13 tahun kemudian panti asuhan itu menjadi yang terbesar di Sudan Selatan dan telah memberi makan sekaligus menjadi rumah bagi 1.000 anak-anak. Hari ini, lebih dari 200 anak menelepon rumah panti asuhan. Sayangnya masih banyak anak-anak menderita di Sudan dan membutuhkan penyelamatan.Sam dan Lynn masih tinggal di rumah yang sama di Pennsylvania yang telah didedikasikan untuk penderitaan anak-anak Sudan sejak 13 tahun lalu.

Kini sikap tangguh dan skill bertarung serta keberaniannya itu dia gunakan untuk membantu membela dan melindungi anak-anak Sudan yang dimutilasi, diperkosa atau dipaksa menjadi tentara oleh milisi pemberontak di Sudan. Kisah nyata Sam Childers kini diangkat ke film layar lebar dengan diperankan oleh aktor action yang terkenal :Gerard Butler!


God Bless you and Keep Winning


SHARED BY
Al.Kira