Saturday, December 17, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 17 (Kerajaan Kekal Yang Tidak Berkesudahan)

“Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki kerajaan kekal, yaitu kerajaan Tuhan dan Juru selamat kita Yesus Kristus” (II Petrus 2:11)

Karakteristik kedua dari kerajaan Alla adalah kerajaan yang kekal. Kita dikaruniakan kerajaan yang kekal, berarti tidak berkesudahan. Tidak pernah ada habis habisnya dan tidak lapuk, tidak dapat dikalahkan oleh system kerajaan atau pemerintahan manapun.

Yesus adalah Alfa dan Omega (Wahyu 22:13), Dialah yang awal dan yang akhir. Demikian juga sebagaimana difirmankan dalam Lukas 1:33, bahwa “Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan”

Yesus adalah Raja yang kekal, sampai selam lamanua, artinya dalam situasi apapun dan kapanpun, Yesus adalah Raja yang bisa diandalkan dan dipercaya oleh kita yang mengasihi Dia. Dia adalah sumber yang kekal yang tidak pernah bisa habis.

Di Niagara Falss, air terjun yang sangat besar yang memisahkan benua Amerika dan Canada, disana air tercurah tidak pernah ada habis-Nya. Terus Menerus tidak berkesudahan. Bayangkan, kalau Yesus sebagai Raja dan menjadi sumber yang tidak ada habisnya, maka hidup anda tidak perlu khawatir lagi.

Kerajaan Allah akan bermanifestasi dengan segala sesuatu yang anda butuhkan akan ditambahkan dan mengikutinya. Asalkan anda mau mencari Dia dengan segenap hati dan menjadi semua kebenaran-Nya (Matius 6:33)

Yesus kita adalah Raja yang bisa diandalkan dan dipercaya. Jangan takut dan gentar hatimu. Asal saja anda tinggal dan hidup dalam kerajaan-Nya yang kekal dan tidak berkesudahan, maka semua berkat dan anugerahnya tidak pernah berhenti mengalir atas hidup anda

Alkitab mengatakan, anda sudah dikarunia hak penuh, bukan hak yang setengah. Setelah memasuki kerajan-Nya, hiduplah di dalamnya. Jangan tinggal di luar kehendak-Nya. Jangan keluar dari ketetapan-Nya. Tetapi, mari kita sepakat dengan Raja kita.

Heart:
1. Renungkan kebenaran dalam dirman di atas. Karunia apa yang sudah Bapa karuniakan kepada anda? Hak apa saha yang pernah anda peroleh?
2. Apa artinya kerajaan kekal bagimu? Di dunia ini tidak ada yang kekal. Apa yang anda cari dan prioritas dalam hidup ini?

Head:
1. Biarlah doa ini menjadi gaya hidup anda dengan percaya dan berserah kepada kedaulatan-Nya yang kekal, anda terus memerintah dan menjaga anda. Buatlah keputusan yang radikal hari ini!

Hand:
1. Buatlah sebuah daftar, hal hal apa yang tidak bersifat kekal yang selama ini menguasai hidupmu. Gantilah dan serahkanlah kepada kedaulatan Kristus, sehingga anda bisa mengalami kerajaan-Nya yang kekal
2. Bagikan kepada dua temanmu, berkat dan kekuatan apa yang anda alami lewat perenungan ini. Kuatkanlah mereka yang khawatir dan cemas karena hidup di luar kerajaan Allah.

Friday, December 16, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 16 (Kerajaan yang Tidak Terguncangkan)

“Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergucangkan, marilah kita mengucapkan syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.” (Ibrani 12:28)

Sekitar bulan oktober tahun 1997, saya dan kakak saya naik kapal persiar Awani Dream, yang disewa oleh sebuah gereja, menuju Singapore untuk menghadiri KKR Benny Hinn. Di dalam kapal itu ada beberapa pendeta dan group band rohani yang mengisi acara.

Kira kira dua jam setelah lepas labuh dari Tanjung Priuk, tiba tiba kapal yang besar itu digucangkan oleh angin dan badai. Semua penumpang di dalamnya, termasuk saya menjadi pusing dan mual dan merasa tidak nyaman. Semua fasilitas bahkan makanan dan minuman yang berlimpah sudah tidak menarik lagi, karena kamu berfokus kepada guncangan tersebut.

Yang menarik, para awak kapal dengan baju seragamnya dengan sigap mendatangi kamu dan siap membantu kami, seakan mereka tidak mengalami guncangan tersebut. Malah mereka bisa tersenyum dengan hati melayani dan menjadi berkat. Ternyata bagi mereka guncangan tersebut tidak berpengaruh apa apa sebab mereka sudah terbiasa

Wow Alkitab mengatakan kita menerima kerajaan Allah yang tidak tergucangkan. Kerajaan yang kuat dan tidak terpengaruh oleh apapun yang terjadi di dunia ini. Ini adalah salah satu dari karakteristik kerajaan-Nya yang anda terima dan anda tinggal di dalamnya.

Mungkin iblis terus menipu anda. Mungkin semua permasalahan dalam hidup ini begitu menekan dan mengguncang anda. Sehingga seringkali anda merasa kalah,tertipu, tidak berdaya bahkan mundur dari Tuhan. Mari bangkit dan sadarilah bahwa kerajaan-Nya tidak terguncangkan.

Dengan hidup dalam kerajaan-Nya, pastilah anda aman dan kuat. Bukan karena kehebatan anda tetapi karena janji-Janjinya. Melalui darah yang tercurah dan tubuh yang sudah terpecah . Anda diadopsi dan dimasukkan ke dalam kerajaan terang-Nya yang ajaib. Milikilah respons yang benar dan alamilah perlindungan dan manifestasi dari kerajaan tidak terguncangkan itu!

Maka anda akan punya banyak kesempatan untuk bisa melayani dan menguatkan orang orang di sekitar anda. Mereka akan terheran heran melihat anda karena kerajaan-Nya akan membuat perbedaan sehingga nama Tuhan dipermuliakan melalui hidupmu.

Heart:
1. Renungkan janji Tuhan dalam ayat ini. Kerajaan seperti apa yang anda terima dalam kristus? Kebenaran apa yang anda temukan dan menguatkan hidupmu?
2. Renungkan kareakteristik orang yang tinggal dalam “Kerajaan tidak terguncangkan”. Sudahkah anda mengalami ketiga hal itu?

Head:
1. Kesulitan hidup akan membuat anda semakin dekat atau menjauh dari kerajaan-Nya. Ketika anda mendekat dan hidup dalam kerajaan-Nya, maka anda akan kuat dan tidak turut tergucangkan. Ambillah keputusan untuk hidup dalam kerajaan-Nya
2. Tinggalkan kebiasaan lama yang salah ketika anda mengalai tekanan dan masalah. Sekarang buatlah tindakan untuk senantiasa bersyukur, beribadah dan takut akan Tuhan di atas segala perkara.

Hand:
1. Pikirkan dan buatlah tindakan nyata sebagai wujud hidupmu mau beribadah menurut cara yang berkenan kepada-Nya. Ini adalah salah satu cirri anda hidup dalam manifestasi kerajaan-Nya
2. Pakailah setiap kesempatan untuk memberitakan injil dan melayani orang lain yang sedang tergucangkan, mual, pusing dan kuatir hidupnya. Biarlah mereka melihat Kristus lewat hidupmu

Thursday, December 15, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 15 ( Mendatangkan Kerajaan Allah)

Pokok pertama yang kita dapatkan dalam frasa “datanglah kerajaan-Mu” adalah Bapa juga dapat bertindak sebagai Raja untuk menetapkan sesuatu demi kebaikan anak anak-Nya. Karena itu demi kebaikan kita, maka kita harus belajat bersyukur untuk segala sesuatu yang terjadi di dalam kehidupan kita walaupun hal itu di luar kehendak dan kemauan kita pribadi.

Pokok kedua adalah kerinduan akan kedatangan kerajaan-Nya yang menyadarkan kita bahwa hidup di dunia ini sementara, tetapi yang kekal akan dating. Untuk itu, kita diminta hidup bersiap siap dan berjaga jaga menantikan kedatangan-Nya, memperhatikan tanda tanda zaman, dan jangan dininabobokan oleh kemewahan ini

“Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di surga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu” (Matius 6:9-13)

Martin Luther adalah seorang tokoh gerakan reformasi Gereja, pernah berkata, “Iman yang sederhana (Small Faith) dapat membawa kita ke surga, tetapi iman yang dashyat dapat membawa Surga ke dalam hidup kita”

Menurut Doa Bapa kami, kita dapat memahami bahwa Tuhan bukan hanya menginginkan kita bisa sampai ke surga, tetapi juga mengajarkan kita untuk beruman dan berharap “Datanglah kerajaan-Mu”

Hal itu adalah sebuah prinsip yang sangat penting bagi kita semua. Karena itu berarti kita bisa hidup dalam manifestasi kerajaan Allah ketika kita masih hidup di dunia ini

Kita hidup dalam kuasa Roh-Nya, Sepakat dalam semua ketetapan-Nya dan menuruti Yesus sebagai Raja dalam kehidupan kita. Sehingga kita akan mengalami semua janji dan kebenaran Bapa yang akan memberkati , membebaskan dan menolong kita untuk hidup dalam anugerahnya dan menjadi berkat di muka bumi ini.

Surga dan Kerajaan Surga memiliki arti yang berbeda. Apakah anda mengetahui perbedaannya? Surga merujuk kepada suatu tempat, dimana Kristus tinggal dan berada. Tetapi, kerajaan Surga atau kerajaan Allah merujuk kepada sebuah gaya hidup yang melekat dengan ketaatan kepada Yesus sebagai Raja

Kerajaan Surga adalah manifestasi dan ketaatan kita kepada semua ketetapan dan peraturan Tuhan Yesus sebagai Raja dalam kehidupan ini. Bukannya kita lagi yang memerintah dalam hidup kita, tetapi Firman dan kehendak-Nya yang berkuasa dan bertakhta atas hidup kita.

Ketika kerajaan Allah hadir di muka bumi ini lewat kita anak-anak_nya, yang mengasihi dan menaati-Nya, maka dunia akan terwarnai dan diberkati, Maka kerajaan duniawi dan kerajaan iblis akan dikalahkan ketika kerajaan Allah hadir.

Kerajaan terang pasti akan mengalahkan dan mengusir kerajaan gelap. Sebuah gaya hidup yang baru, sedang dan akan terus kita bangun melalui kehidupanpenyerahan diri yang total kepada Dia sebagai Raja.

Heart:
1. Kerajaan Allah dating atas hidup anda melalui iman yang besar, iman yang percaya dan berserah kepada Dia sebagai raja, selain sebagai juru selamat. Ambillah sebuah keputusan untuk menjadikan Dia sebagai Raja yang berkuasa dan memerintah atas seluruh Aspek hidupmu
2. Anda tinggal di dalam kerajaan mana sebelumnya?  Kerajaan egomu, kerajaan iblis atau kerajaan Allah? Buat sebuah keputusan hari ini untuk bertobat dan tinggal di dalam kerajaan-Nya.

Head:
1. Renungkanlah mengapa Yesus mengajarkan doa untuk menghadirkan kerajaan Allah di Bumi ini seperti di Surga?
2. Apakah korelasi doa ini dengan kehidupan anda di bumi ini ketika anda benar benar menjalankannya?

Hand:
1. Belajarlah bertindak untuk menjadikan Yesus sebagai raja setiap hari mulai dari hal yang kecil dan sederhana. Hal apa saja yang akan anda lakukan?
2. Buatlah daftar dosa dan sikap atau tindakan yang salah yang masih anda lakukan ketika anda tingga di dalam kerajaan ego atau dunia ini. Buatlah komitmen dengan anugerahnya dan meninggalkan dan menguburkannya.

Wednesday, December 14, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 14 (Nama Diatas Segala Nama)

Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: “Yesus kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa! (Filipi 2:9-11)

Pada zaman kekaisaran China dahulu, seorang utusan kaisar dapat mewakili sang kaisar untuk membacakan satu keputusan. Pada saat keputusan dibacakan semua orang yang mendengarkannya harus berlutut, seolah olah mereka berhadapan dengan sang kaisar.

Sang utusan hanya mewakili nama kaisar dan membacakannya, tetapi seolah olah kaisar sendiri yang hadir. Nama kaisar pada waktu dia memerintah sangat berkuasa.

Tuhan yang mahakuasa memilih untuk menyatakan nama-Nya sebagai “I am who I am” (Aku adalah Aku). Yang kemudian dinyatakan dalam diri Yesus Kristus. Di dalam Yesuslah, Bapa menggenapi segala rencana-Nya. Saat kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi, maka rencana Bapa diwujudkan dalam diri kita.

Bapa sendiri memberikan segala otoritas kepada Yesus. Didalam nama Yesus, ada kuasa. Ada kuasa). Kita beruntung karena kita diberikan otoritas untuk dapat memakai nama-Nya itu

Meskipun sudah terbebas dari kematian rohani, dan menjadi ciptaan baru dalam kerajaan, akan tetapi orang percaya masih hidup di dunia yang dipengaruhi oleh si iblis. Iblis dan antek anteknya masih dapat menggoda dan mencobai anak anak Tuhan. Oleh karena itu, Tuhan memperlengkapi kita dengan otoritas yang sah untuk menggunakan nama Yesus dalam menghadapi godaan iblis dan antek anteknya (Matius 16:17-18)

Nama itu diberikan secara sah agar digunakan oleh orang percaya dalam peperangan melawan iblis serta dalam berdoa dan penyembahan kepada Bapa di Surga. Murid muridnya Yesus mengusir setan setan, menyembuhkan sakit penyakit dengan menggunakan nama Yesus (Lukas 10:17)

Yesus juga mengajarkan kepada kita agar berdoa di dalam nama-Nya, dan Dia akan memenuhinya (Yohannes 14:12-14; 16:23-26). Itu sebabnya, mengapa doa doa kita selalu diakhiri dengan nama Yesus.

Di dalam nama Yesus juga ada keselamatan. Kisah para rasul 4:12 mengatakan tidak ada nama lain yang di dalamnya kita memperoleh keselamatan. Hanya di dalam nama Yesuslah kita memperoleh keselamatan. Allah memilih rencana keselamatan hanya melalui nama Yesus

Heart:
Mengucapkan syukurlah kepada Bapa, atas keselamatan yang telah anda terima, saat Anda menyerahkan hidup anda kepada Yesus.

Mengucapkan Syukur juga atas otoritas untuk menggunakan nama Yesus dalam kehidupan Anda

Head:
Taruhlah dipikiran anda bahwa Bapa memberikan otoritas yang sah untuk menggunakan nama Yesus pada saat kita membutuhkannya, mengusir setan, menyembuhkan orang sakit, permintaan doa, dan lain lain

Bayangkan penguasa alam semesta membetikan satu otoritas menggunakan nama-Nya kepada kita

Hand:
Ada begitu banyak kesaksian mengenai nama Yesus yang berkuasa. Ceritakanlah kepada teman teman anda mengenai  pengalaman anda berkenaan dengan nama Yesus.

Tuesday, December 13, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 13 (Jangan Sembarangan Menyebut)

Jangan menyebut nama Tuhan , Allahmu, dengan sembarangan, sebab Tuhan akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan. Keluaran 20:7

Dalam kehidupan sehari hari, nama Allah atau Tuhan sering disebut sebut. Ketika sekelompok gadis sedang berkumpul dan lewatlah seorang makhluk ganteng ada yang berseru “Oh My God”, ganteng banget!”. Ketika seseorang menunjukkan kebolehannya yang luar biasa, keluarlah decak kagum disertai nama Tuhan. “Ya Tuhan, dia hebat banget”.

Ada juga yang menggunakan nama Tuhan untuk meyakinkan lawan bicaranya, “Sumpah, demi Tuhan, aku nggak bohong!”

Bersumpah aja salah, apalagi memakai nama Tuhan sebagai dasar dari sumpah, itu semakin salah di hadapan Tuhan. Terhadap orang yang sering menggunakan nama Tuhan untuk bersumpah atau menyakinkan lawan bicara. Yesus sendiri berfirman:

“Jika ya, hendaklah kamu katakana : Ya, jika tidak, hendaklah kamu berkata: tidak. Apa yang lebih besar dari itu berasal dari si Jahat” (Matius 5:37)

Bagi orang yang sering menggunakan nama Tuhan secara fasih sebagai idiom ekspresi, ingatlah bahwa Allah berbicara tentang hal ini dalam Keluaran 20:7

Kita sebagai umat Tuhan, seharusnya dapat memperlakukan nama Tuhan dengan hormat. Kalau kita terkejut, hindari pemakaian nama Yesus yang sia sia, seperti berseru “Dalam Nama Ysus, gua kepentok batu”

Menghormati nama Tuhan juga berarti tidak menganggapnya sebagai mantra  ajaib. Ada orang Kristen yang menyebut nama Allah seperti halnya “Abrakadabra” atau “sim salabim”. Seharusnya tidak demikian.

Nama itu memang penuh kuasa, tetapi bukan berarti kita boleh mempergunakan sebagai mantra, karena nama Allah adalah attribute Allah sendiri. Misalnya ada seorang temen yang menjengkelkan, kita tidak boleh berkata, “Dalam nama Yesus, mudah mudahan nanti dia jatuh tersandung batu”

Itu berarti kita tidak mengenal siapa sesungguhnya nama Yesus. Kita seharusnya tidak mempergunakan nama-Nya yang kudus untuk mengutuk seseorang. Itu bertentangan dengan keadaan-Nya sebagai Allah yang kudus dan kasih.

“Dikuduskanlah nama-Mu”, sebuah doa yang berisi sebuah kerinduan agar nama Tuhan tidak lagi diucapkan dengan sia sia sebagai penyataan ceroboh, sebaliknya agar nama-Nya dimengerti dan dipahami secara mendalam, dicintai dan ditinggikan atas segalanya

Heart:
Bacalah 1 Petrus 3:15
Periksalah hatimu, apakah anda sungguh menguduskan Yesus sebagai Tuhan dalam hatimu

Head:
Ingat ingatlah, apakah selama ini Anda sering menggunakan nama Tuhan dengan sia sia?

Hand:
Buat komitmen untuk saling mengingatkan di antara komunitas kecil anda agar nama Tuhan tidak disebut dengan sembarangan.


SHARED BY
Al.Kira


Source:
Kingdom Lifesytle

Monday, December 12, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 12 (Allah Yang Kudus, Umat yang Kudus)

"dan lapun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan akan menjadi umat yang kudus bagi Tuhan, Allahmu, seperti yang dijanjikan-Nya." Ulangan 26:19

Kisah seorang gadis yang baru bertobat dalam pelayanan kami untuk para tenaga kerja di Singapore ini sangat menarik. Hidupnya sederhana, tetapi ia tahu siapa identitas dirinya yang sesungguhnya dalam kekebalan. Ia adalah anak Allah.

Suatu saat, ketika ia mencuci baju, Ia lupa memisahkan pakaian baru tuannya. Dan baju itu akhirnya sedikit terkena lunturan warna dari baju yang lain. Gadis ini bisa saja berbohong dan berkata bahwa dia telah mengikuti semua instruksi dan karena kualitas bahannya jelek maka tetap saja luntur

Bisa saja dia menutupi kesalahannya karena noda itu tak terlalu keliatan. Namun, dia memilih untuk bersikap jujur meskipun ia takut dimarahi majikannya

Dalam kesaksiannya, dia berkata "kalau sekarang saya sudah jadi anak Allah, masa anak Allah tidak jujur." Gadis yang sederhana ini memiliki dignity (martabat) dan integrity. Meskipun sebagai pembantu, ia membawa nilai nilai kerajaan itu dalam hidupnya. Dia mengaku kepada majikannya: "Tuan, saya telah berbuat kekeliruan sehingga baju Tuan terkena noda. Saya minta maaf dan saya siap untuk mengganti baju Tuan dengan gaji saya"

majikannya terkejut oleh kejujurannya. Dan majikannya diberkati dengna perilakunya, yang bukan hanya jujur ketika ia sudah kedapatan salah, tetapi jujur karena ia menyakini nilai nilai kerajaan Allah.

Bukankah banyak orang akhirnya jujur saat ia sudah kejepit? ketiak dia tidak lagi mampu berkelit. Tetapi gadis ini berbeda. Ia jujur dan mengakui kesalahan tanpa diminta. Alhasil, ia hanya diberi peringatan kecil agar lebih berhati hati dan majikannya makin percaya kepadanya

Mengetahui siapa sebenarnya kita akan mempengaruhi cara kita menjalani hidup. Jika kita mengerti predikat apa yang Allah percayakan kepada kita, kita bukan hanya bersyukur, kita akan berubah.

Mengatakan "dikuduskanlah nama-Mu" adalah proklamasi dari keberadaan Bapa. Dan Alkitab juga mencatat bagaimana Allah menyatakan keberadaan kita di mata-Nya" kita ini adalah umat yang kudus yang dipilihnya menjadi umat kesayangannya (Ulangan 26:19)

Bukanlah hal yang sukar bagi Allah untuk mengangkat dan memuliakan umat-Nya. Ia berkuasa dan berdaulat atas segala hal. Tetapi, dalam janji ini juga terkandung ekspektasi Allah bagi umatnya: menjadi umat yang kudus yang dipersiapkan untuk memerintah dengan Dia. (Wahyu 22:5)

Jika nama Bapa ditinggikan, dimuliakan, dan dihormati, maka kita sebagai umat-nya pun akan dimuliakan oleh Bapa. Allah memiliki lebih dari 1001 jalan untuk memberkati dan mengangkat umatnya. Percayalah akan janji-Nya

Heart:
Apakah dalam hatimu sudah termeterai sebuah kebenaran bahwa anda adalah umat kesayangan Allah, umat yang kudus bagi-Nya?

Head:
Pikirkan tentang janji Allah dan kerinduan-Nya untuk memberkati hidupmu. Allah yang menguduskan anda, Allah juga yang berjanji untuk mengangkat dirimu dan mencurahkan berkat-Nya ke atasmu

Hand:
Diskusikan dengan rekan rekan komunitas kecil Anda mengenai penentuan Allah agar umat-Nya memerintah bersama dengan Dia. Karakter ilahi seperti apakah yang diperlukan dalam pemerintahan ilahi?

Apakah anda sudah melihat tumbuhnya karakter ilahi itu dalam hidupmu? Beri masukan dan mintalah masukan dari teman teman komunitas kecil Anda

Sunday, December 11, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 11 (Memuji dan Menyembah Allah)

Halleluya! Aku mau bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati, dalam lingkungan orang orang benar dan dalam jemaah (Mazmur 111:1)

Hari minggu tiba. Hari untuk merayakan kebangkitan Kristus dan kemenangan-Nya bagi umat-Nya. Hari yang seharusnya peuh dengan sorak sorai. Sekali lagi, hari minggu adalah Hari perayaan! Biasanya selalu ada jemaat yang terlambat. Slogan klasik yang sering jadi alas an: “Yang penting ngak ketinggalan Firman”

Antusiasme yang benar untuk melakukan pujian penyembahan dapat merupakan tolak ukur dari hubungan kita dengan Tuhan.

Jika hubungan kita dengan Bapa dalam keadaan yang baik, roh kita akan menyala nyala dan itu tampak dari keseluruhan hidup kita, termasuk untuk melakukan pujian, penyembahan. Namun, saya melihat ada kecenderungan umat Tuhan untuk melewatkan pujian dan penyembahan karena salah mengira itu hanya sekadar pelengkap ibadah

Pujian dan penyembahan adalah ekspresi kita dalam mengagumi, memuja dan memuliakan Allah. Petisi “Dikuduskanlah nama-Mu” sangat erat hubungannya dengan pujian dan penyembahan

Bukan kepada kamu, ya Tuhan, bukan kepada kami, tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan, oleh karena kasih-Mu, oleh karena setia-Mu (Mazmur 115:1)

Ada pengalaman pribadi yang dirasakan pemazmur bersama Allah sehingga meluap dari hati dan keluar melaluio mulutnya suatu pujian dan penyembahan kepada Allah. Dengan kata lain, ia memuliakan Allah, menguduskan nama Allah karena ia mengenal siapa Allahnya secara pribadi, bukan dari kesaksian atau pengalaman orang lain

selain itu, sukaria juga lahir dari hati yang mengasihi nama-Nya dan roh yang menyala nyala untuk melayani Tuhan (Mazmur 5:11, Roma 12:11)

Antusiasme yang benar dalam pujian penyembahan saat ibadah raya itu penting karena itu adalah salah satu tolah ukur dari sikap kita untuk menguduskan nama-Nya

Lihat, Daud begitu antusias dalam beribadah bahkan bersyukur dengan segenap hati. Dan umat Tuhan bukan hanya akan bernyanyi, mereka juga akan bersorak sorai, akan mengangkat panji panji demi kekudusan nama Allah (Mazmur 20:5)

Heart: Renungkanlah bagaimana anda mempersiapkan hati untuk menyongosng pujian penyembahan dalam jemaah? adalah antusiasme? adakah rasa kehilangan ketika pujian penyembahan terlewatkan karena anda terlambat?

Periksalah hatimu dan minta agar Bapa memberikan roh yang menyala nyala untuk memuliakan nama Tuhan dalam jemaah.


Head:
Buat perencanaan dengan baik agar dirimu tidak lagi terlambat dalam ibadah raya dan melewatkan pujian penyembahan. Dengan pengaturan waktu yang lebih baik, pastikan agar dirimu beribadah tepat waktu

Hand:
Buat Komitmen dengan rekan rekan di komunitas kecil anda untuk menerapkan antusias yang benar dengan segenap hati untuk memuji dan menyembah Tuhan saat ibadah raya, terkait menguduskan nama-Nya.