Sunday, December 11, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 11 (Memuji dan Menyembah Allah)

Halleluya! Aku mau bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati, dalam lingkungan orang orang benar dan dalam jemaah (Mazmur 111:1)

Hari minggu tiba. Hari untuk merayakan kebangkitan Kristus dan kemenangan-Nya bagi umat-Nya. Hari yang seharusnya peuh dengan sorak sorai. Sekali lagi, hari minggu adalah Hari perayaan! Biasanya selalu ada jemaat yang terlambat. Slogan klasik yang sering jadi alas an: “Yang penting ngak ketinggalan Firman”

Antusiasme yang benar untuk melakukan pujian penyembahan dapat merupakan tolak ukur dari hubungan kita dengan Tuhan.

Jika hubungan kita dengan Bapa dalam keadaan yang baik, roh kita akan menyala nyala dan itu tampak dari keseluruhan hidup kita, termasuk untuk melakukan pujian, penyembahan. Namun, saya melihat ada kecenderungan umat Tuhan untuk melewatkan pujian dan penyembahan karena salah mengira itu hanya sekadar pelengkap ibadah

Pujian dan penyembahan adalah ekspresi kita dalam mengagumi, memuja dan memuliakan Allah. Petisi “Dikuduskanlah nama-Mu” sangat erat hubungannya dengan pujian dan penyembahan

Bukan kepada kamu, ya Tuhan, bukan kepada kami, tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan, oleh karena kasih-Mu, oleh karena setia-Mu (Mazmur 115:1)

Ada pengalaman pribadi yang dirasakan pemazmur bersama Allah sehingga meluap dari hati dan keluar melaluio mulutnya suatu pujian dan penyembahan kepada Allah. Dengan kata lain, ia memuliakan Allah, menguduskan nama Allah karena ia mengenal siapa Allahnya secara pribadi, bukan dari kesaksian atau pengalaman orang lain

selain itu, sukaria juga lahir dari hati yang mengasihi nama-Nya dan roh yang menyala nyala untuk melayani Tuhan (Mazmur 5:11, Roma 12:11)

Antusiasme yang benar dalam pujian penyembahan saat ibadah raya itu penting karena itu adalah salah satu tolah ukur dari sikap kita untuk menguduskan nama-Nya

Lihat, Daud begitu antusias dalam beribadah bahkan bersyukur dengan segenap hati. Dan umat Tuhan bukan hanya akan bernyanyi, mereka juga akan bersorak sorai, akan mengangkat panji panji demi kekudusan nama Allah (Mazmur 20:5)

Heart: Renungkanlah bagaimana anda mempersiapkan hati untuk menyongosng pujian penyembahan dalam jemaah? adalah antusiasme? adakah rasa kehilangan ketika pujian penyembahan terlewatkan karena anda terlambat?

Periksalah hatimu dan minta agar Bapa memberikan roh yang menyala nyala untuk memuliakan nama Tuhan dalam jemaah.


Head:
Buat perencanaan dengan baik agar dirimu tidak lagi terlambat dalam ibadah raya dan melewatkan pujian penyembahan. Dengan pengaturan waktu yang lebih baik, pastikan agar dirimu beribadah tepat waktu

Hand:
Buat Komitmen dengan rekan rekan di komunitas kecil anda untuk menerapkan antusias yang benar dengan segenap hati untuk memuji dan menyembah Tuhan saat ibadah raya, terkait menguduskan nama-Nya.

No comments:

Post a Comment