Thursday, December 22, 2011

Hidup Dengan Gaya Hidup Kerajaan Surga - Hari Ke 22 (Kehendak Bapa Surgawi)

Kita maunya “my way or no way” (pakai cara saya atau tidak sama sekali), sehingga tidak focus kepada His way(Cara Tuhan). Kita tahu bahwa kehendak-Nya ialah membawa surga di dalam kehidupan kita.

Seorang ayah tentu berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Tetapi sayangnya, ayah di dunia tidak mengetahui hari esok, sehingga mungkin saja seorang ayah dapat mengambil keputusan salah untuk anak-anaknya. Tetapi lain dengan Bapa surgawi, Dia mengetahui hari esok, Dia menggengam hari esok, sehingga keputusan-Nya

Oleh karena itu, kita terus mengupayakan dan mewujudkan kehendak-Nya yang jadi dengan ditandai kesetiaan seorang hamba.

“Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. (Efesus 5:17)

Joseph C Rosenbaum menuliskan tentang ibunya, ibunya selalu ada ketika dia membutuhkan. Ibu menolong, melindungi, mendengarkan, member nasihat, menyediaka makanan, dan mengajarkan tentang kehiudpan. Ibu memastikan seluruh anggota keluarganya dikasihi selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 52 minggu dalam setahun, dan selalu siap setiap saat

Ketika joseph berusia 19 tahun, dia akan dijebloskan bersama sekelompok orang yahudi ke dalam camp concentration Hitler. Mereka semua ditentukan untuk mati. Tetapi kemudian ibunya melangkahkan kakinya kesana dan menggantikan dia.

Sekarang sudah 50 tahun berlalu, tetapi dia masih ingat perkataan terakhir ibunya. “Nak perjalanan yang akan kamu tempuh masih panjang, sedangkan ibu sudah lebih dari setengah abad. Biarlah kamu dapat menikmati masa depan kamu, pergilah.”

Kasih orangtua terhadap anak anaknya tidak ada batasnya. Terlebih lagi dengan kasih Allah. Tidak ada seorang ibu atau ayah yang menginginkan anak anaknya sengsara, menderita, atau mengalami sakit penyakit.

Pasti mereka berusaha untuk memberikan yang terbaik. Terlebih lagi dengan Bapa surgawi, Dia menginginkan yang terbaik terjadi dalam kehidupan anak anaknya.

Kehendak Bapa adalah ingin membuat kita bahagia, mari kita simak apa saja yang menjadi kehendaknya:
1. Keselamatan (Yohannes 3:16). Allah menginginkan agar kita diselamatkan. Dia tidak menghendaki satu jiwapun binasa (Yohannes 6:39-40)

2. Kesehatan (1 Yohanes 2:2). Allah menginginkan kita sehat sejat selalu, baik secara fisik maupun di dalam jowa kita. Karena itu, kita harus menjaga kesehatan kita, memperhatikan bagaimana kita makan, bagaimana kita tidur, serta bagaimana kita mengatur keseimbangan dalam hidup kita

3. Kesuksesan (Ulangan 28:13). Allah menginginkan anak anak-Nya berhasil dalam studi, karir dan pekerjaan
4. Kekudusan (1 Tesalonika 4:3). Allah menginginkan kita hidup dalam kekudusan. Hal hal yang cemar itu bukan kehendak-Nya. Di dalam pergaulan, kita harus menjaga diri agar tubuh, jiwa dan roh kita tidak tercemar.

5. Pelaku Firman (Mazmur 119:15-16). Firman Tuhan adalah berisi kehendak Bapa. Dengan membaca can merenungkan Firman Tuhan, kita dapat menyelami hati Bapa dan mengetahui kehendak-Nya

Bapa ingin kita mengetahu kehendak-Nya (Efesus 5:17) mendorong kita untuk mengerti kehendak-Nya “Makanan” Yesus sehari hari adalah melakukan kehendak Bapa (Yohannes 4:34)

Saat kita diminta “Mengusahakan” untuk mengerti, artinya kita harus berusaha lebih mengenal isi hati Bapa. Melalui pembacaan dan penyelidikan Alkitab. Kita dapat mengenali karakter Bapa kita.

Heart:
Taruhlah dalam hatimu bahwa Bapa menginginkan yang terbaik dalam hidupmu. Jangan pernah curiga dengan Bapa, Allah kita semua

Head:
Jujurlah kepada Bapa surgawi dan ceritakanlah apa yang menjadi ganjalan di hatimu, saat melakukan kehendak-Nya

Hand:
Apakah kehendak Bapa dalam hidupmu selain hal hal yang disebutkan di atas? Diskusikanlah!

1 comment:

  1. Hello, I appreciate if you remove the footer links at "Templates | Condos | Yachts | Blogger Templates | Best Credit Cards" linking to our sites. Google penalize our sites because of those links. Thanks

    ReplyDelete